Lampumerahnews.id
ACEH TAMIANG – Ratusan bendera Merah Putih berkibar dari kawasan Karang Baru hingga Kota Kualasimpang saat PETA bersama pemuda, LSM, OKP dan masyarakat menggelar Parade Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan diawali pemasangan bendera Merah Putih di sepanjang jalan dua jalur kawasan Karang Baru. Setelah itu, peserta bergerak dari depan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Tamiang menuju Kota Kualasimpang.
Peserta membawa dan mengibarkan bendera dalam berbagai ukuran. Sebuah bendera Merah Putih berukuran panjang juga dibentangkan dan dibawa bersama-sama sepanjang rute. Parade mendapat pengawalan aparat kepolisian agar berlangsung tertib dan aman.
Sejumlah personel Paskibraka Aceh Tamiang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran generasi muda ini memperkuat pesan bahwa nilai kebangsaan perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pemegang Mandat Pembentukan Pengurus PETA Aceh Tamiang periode 2026–2031, Syahriel Nasir, S.Kom, mengatakan pemasangan bendera dan Parade Merah Putih merupakan bentuk kecintaan kepada Tanah Air sekaligus ajakan memperkuat persatuan.
“Kita ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa Merah Putih bukan hanya sekadar bendera. Merah Putih adalah simbol perjuangan, persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Syahriel.
Menurutnya, kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, generasi sekarang memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.
Syahriel juga mengingatkan masyarakat agar perbedaan organisasi, pendapat maupun latar belakang tidak menjadi alasan untuk terpecah.
“Kita boleh berbeda organisasi, berbeda pendapat dan berbeda latar belakang, tetapi ketika Merah Putih dikibarkan, kita adalah satu. Kepentingan bangsa dan keutuhan NKRI harus berada di atas kepentingan kelompok,” tegasnya.
Ia mengapresiasi keterlibatan LSM, OKP, pemuda, masyarakat dan Paskibraka Aceh Tamiang dalam parade tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen menunjukkan bahwa semangat kebangsaan masih tumbuh di tengah masyarakat.
Ia berharap semangat Parade Merah Putih tidak berhenti setelah peringatan HUT RI. Persatuan, kata dia, perlu diteruskan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga ketertiban dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Aceh Tamiang.
Dari Karang Baru hingga Kota Kualasimpang, kibaran Merah Putih menjadi simbol kebersamaan masyarakat. Pesannya sederhana: berbeda dalam pilihan dan latar belakang, tetapi tetap satu ketika kepentingan masyarakat dan bangsa ditempatkan di atas kepentingan kelompok.
(Kamalruzamal)


