-->

TERKINI

Pendidikan Pelosok Aceh Tamiang Jadi Prioritas, 14 Relawan Aceh Mengajar Mulai Mengabdi

lampumerahnews
Selasa, 04 Agustus 2026, 17.15 WIB Last Updated 2026-08-04T10:15:22Z

 

Lampumerahnews.id

ACEH TAMIANG – Keterbatasan tenaga pendidik dan akses belajar di sejumlah wilayah pedalaman masih menjadi tantangan pendidikan di Aceh Tamiang. Untuk membantu menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menggandeng Gerakan Aceh Mengajar dengan mengirimkan 14 relawan ke kampung-kampung pelosok.


Komitmen itu ditandai dengan pelepasan Relawan Aceh Mengajar Batch 11 Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I., di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Selasa (4/8/2026).


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ismail menegaskan keterlibatan pemuda dan relawan memiliki peran penting dalam memperkuat layanan pendidikan di daerah yang masih menghadapi keterbatasan. Menurutnya, pendidikan di wilayah pelosok tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, serta menghadirkan harapan bagi masa depan anak-anak.


"Pendidikan di kawasan pelosok bukan sekadar mentransfer ilmu membaca dan berhitung, melainkan menumbuhkan harapan. Kehadiran para relawan ini diharapkan mampu menjadi pemicu kemajuan kualitas pendidikan di kampung-kampung sasaran," ujar Ismail.


Founder Aceh Mengajar, Sri Sukma Wulandari, mengatakan 14 relawan yang berasal dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kabupaten Langkat akan mengabdi selama 15 hari di tiga kampung, yakni Kampung Mentawak, Kampung Rimba Sawang, dan Kampung Jambo Rambong.


Selama masa pengabdian, para relawan akan melaksanakan berbagai program pembelajaran untuk membantu anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat kemampuan dasar mereka.


Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Gerakan Aceh Mengajar diharapkan mampu memperluas pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah pedalaman. Pemerataan kualitas pendidikan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung pembangunan Aceh Tamiang di masa depan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, komunitas pendidikan, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak anak di pelosok memperoleh kesempatan belajar yang setara.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini