Lampumerahnews.id
KEPULAUAN SERIBU – Sebanyak 50 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengikuti Pelatihan Pengembangan Kepribadian melalui Public Speaking to Master di Pulau Pramuka, Rabu (12/8/2026).
Pelatihan menghadirkan narasumber Mandra Gunawan dari PT Karya Duta Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas anggota DWP, khususnya dalam pengembangan kepribadian, kepercayaan diri, serta kemampuan berkomunikasi di depan umum.
Ketua DWP Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Indah Susanti, mengatakan pelatihan diharapkan dapat membekali peserta dengan keterampilan komunikasi yang efektif.
“Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam berkomunikasi secara efektif, mampu menyampaikan gagasan dengan baik, serta semakin percaya diri ketika berbicara di depan umum,” ujarnya.
Menurut Indah, kemampuan public speaking sangat bermanfaat bagi anggota DWP, baik dalam menjalankan kegiatan organisasi, mendampingi tugas suami, berinteraksi di lingkungan keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, dalam kegiatan tersebut.
“Kehadiran, arahan, dan dukungan Bapak menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan peran serta kontribusi Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu,” katanya.
Bupati Soroti Transportasi Laut dan Pariwisata
Dalam arahannya, Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan menyampaikan sejumlah informasi terkait kebijakan dan pelayanan di wilayah kepulauan.
Salah satunya rencana pengembangan layanan transportasi laut oleh Transjakarta.
“Selama ini Transjakarta hanya melayani transportasi darat. Akan tetapi, sebagai hadiah lima abad Jakarta, Alhamdulillah kita mendapatkan pelayanan Transjakarta untuk transportasi laut ke depan,” ungkapnya.
Fadjar berharap layanan tersebut dapat memperkuat konektivitas dan memudahkan mobilitas masyarakat maupun ASN yang bertugas di pulau-pulau.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat Kepulauan Seribu merupakan kawasan pariwisata.
“Kalau lingkungannya bersih, Insyaallah wisatawan banyak yang berdatangan. Akan tetapi, banyaknya wisatawan jangan hanya sekadar banyak dan meninggalkan sampah atau menghabiskan air bersih di pulau,” tuturnya.
Ia berharap wisatawan tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga membelanjakan uangnya untuk produk masyarakat seperti kuliner dan homestay.
“Yang berdatangan juga harus membawa uang, harus ada cuannya. Kalau dibelanjakan di sini, warga masyarakat yang punya usaha kuliner maupun homestay diharapkan juga mengalami kemajuan,” jelasnya.
Fadjar juga mengajak keluarga ASN untuk mengelola keuangan secara bijak dan mendukung kegiatan produktif jangka panjang.
“Kalau kita, mohon maaf, orang Jawa biasanya gemi, bisa menyimpan. Saya berharap pengelolaan keuangan juga diarahkan untuk kegiatan yang produktif,” tandasnya.


