-->

TERKINI

Bupati Aceh Tamiang Raih Kepala Daerah Award 2026 Bidang Infrastruktur

lampumerahnews
Jumat, 28 Agustus 2026, 15.17 WIB Last Updated 2026-08-28T08:17:49Z

 


Lampumerahnews.id

JAKARTA — Upaya pemulihan Aceh Tamiang setelah bencana hidrometeorologi mendapat apresiasi tingkat nasional. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menerima Kepala Daerah Award 2026 untuk kategori pembangunan infrastruktur dengan tajuk Tamiang Bangkit, Tamiang Berjaya.


Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni di Jakarta, Kamis (27/8/2026).


Apresiasi itu diberikan atas kepemimpinan dan komitmen Armia dalam menangani serta mengawal proses pemulihan Aceh Tamiang setelah dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang.


Bencana tersebut berdampak luas terhadap masyarakat Aceh Tamiang. Puluhan ribu rumah warga, ribuan hektare lahan pertanian, serta sejumlah fasilitas dan infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan dilaporkan mengalami kerusakan.


Dalam masa pemulihan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggalang kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.


Sekitar sembilan bulan setelah bencana, sejumlah infrastruktur utama disebut telah kembali dibangun dan difungsikan. Di antaranya jalan dan jembatan, serta penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.


Armia mengatakan penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian pemerintah daerah, tetapi merupakan hasil kerja bersama masyarakat Aceh Tamiang dalam menghadapi masa sulit pascabencana.


“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Aceh Tamiang yang telah berjuang bersama-sama untuk bangkit dan pulih lebih cepat. Terima kasih atas kebersamaan dan perjuangan ini,” ujar Armia setelah menerima penghargaan.


Menurut Pemkab Aceh Tamiang, penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong serta sinergi pemerintah daerah dengan masyarakat dalam melanjutkan proses pemulihan dan pembangunan.


Bagi masyarakat terdampak bencana, keberlanjutan pemulihan menjadi bagian penting setelah fase tanggap darurat berlalu. Selain memastikan infrastruktur kembali berfungsi, proses berikutnya mencakup pemulihan kehidupan ekonomi, pertanian, tempat tinggal, serta berbagai kebutuhan dasar masyarakat.


Karena itu, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas proses pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pekerjaan pemulihan Aceh Tamiang masih harus terus dilanjutkan hingga masyarakat benar-benar kembali menjalani kehidupan secara normal dan mandiri.

(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini