Lampumerahnews.id
ACEH TAMIANG – Pendampingan petani dan penguatan hubungan sosial di tingkat desa terus dilakukan di berbagai wilayah Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kerukunan masyarakat. Peran tersebut dijalankan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) melalui berbagai kegiatan di Kecamatan Manyak Payed, Kota Kuala Simpang, dan Seruway, Minggu (2/8/2026).
Di Kecamatan Manyak Payed, Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Kopda Arief Dermawan mendampingi petani merawat tanaman pare di kebun milik Saleh, Desa Simpang Lhee. Pendampingan dilakukan dengan memantau pertumbuhan tanaman serta mengantisipasi serangan hama dan penyakit agar hasil panen lebih optimal.
Menurut Kopda Arief, pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus mendukung perekonomian keluarga.
"Kita melakukan pendampingan langsung di lapangan dengan harapan tanaman tidak terserang hama maupun penyakit sehingga hasil panen dapat lebih maksimal," ujarnya.
Bagi petani, kehadiran Babinsa menjadi penyemangat dalam mengelola lahan. Saleh, pemilik kebun, mengaku terbantu dengan pendampingan yang rutin dilakukan sehingga petani semakin termotivasi merawat tanaman hingga masa panen.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung produktivitas sektor pertanian yang masih menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat pedesaan di Aceh Tamiang.
Sementara itu, di Kecamatan Kota Kuala Simpang, Babinsa Koramil 01/Kuala Simpang Kopka Sa'id melaksanakan komunikasi sosial bersama tokoh pemuda di Desa Kota Kuala Simpang. Melalui silaturahmi tersebut, Babinsa mengajak masyarakat memperkuat kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menjaga semangat gotong royong sebagai modal pembangunan desa.
Kegiatan serupa juga dilakukan Babinsa Koramil 03/Seruway Sertu Jefri Hartoni yang mengunjungi rumah warga binaannya di Desa Tangsi Lama. Dalam suasana penuh keakraban, ia mengajak warga menjaga keamanan, kebersihan lingkungan, serta mempererat hubungan antar warga guna menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat di tingkat desa. Melalui pendampingan pertanian dan komunikasi sosial yang dilakukan secara berkelanjutan, Babinsa diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, menjaga kerukunan warga, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan di desa melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.
(Kamalruzamal)


