-->

TERKINI

Wawali Harris Bobihoe: Bekasi Bertransformasi Jadi Kota Metropolis Modern dan Terkoneksi

lampumerahnews
Senin, 27 Juli 2026, 16.33 WIB Last Updated 2026-07-27T09:33:21Z

Lampumerahnews.id

BEKASI – Kota Bekasi memasuki fase percepatan pembangunan yang sangat signifikan. Dari yang sebelumnya dikenal sebagai kota penyangga Jakarta, kini Bekasi bertransformasi menjadi kota metropolis modern dan terkoneksi. (26/7)


Transformasi ini tidak hanya terlihat dari peningkatan kualitas infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya pusat-pusat aktivitas baru yang memperkuat posisi Bekasi sebagai kota masa depan.


Di antara kota-kota satelit di sekitar Jakarta, Bekasi muncul sebagai kota yang paling progresif dan kuat. Kehadiran fasilitas komersial berskala besar, pusat gaya hidup, institusi pendidikan unggulan, hingga layanan kesehatan modern menjadi indikator kuat bahwa Bekasi memiliki daya tarik yang terus meningkat sebagai destinasi hunian dan investasi.


Ground Breaking Stasiun KRL Extension Bekasi, Langkah Awal TOD


Sebagai upaya menghadirkan fasilitas penunjang, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono beserta Wakil Menteri Perhubungan Suntana melakukan prosesi _Ground Breaking_ pembangunan Stasiun Kereta Api Extension Bekasi, Jumat (24/7).


Proyek yang diinisiasi oleh Summarecon bersama PT KAI ini bukan sekadar menambah stasiun, tetapi menjadi langkah awal menuju konsep Transit Oriented Development (TOD) di Kota Bekasi yang terhubung langsung dengan jalur KRL.


“Artinya, mobilitas makin efisien, akses makin mudah, dan gaya hidup urban makin terasa,” ujar Wawali Harris.


Wawali Harris mengapresiasi hadirnya TOD sebagai salah satu faktor utama yang mendorong transformasi Bekasi menjadi kota terkoneksi. Modernisasi transportasi publik seperti penguatan layanan KRL Commuter Line dan LRT, jaringan jalan tol, serta integrasi antarmoda telah mengubah pola mobilitas masyarakat.


“Akses yang semakin mudah membuat Bekasi tidak lagi dipersepsikan sebagai sekadar lokasi ‘tinggal, lalu bekerja di Jakarta’. Kota ini juga berkontribusi sebagai kota tujuan untuk menetap dan beraktivitas. Bumi Patriot saat ini telah bertransformasi menjadi kota metropolis modern dan terkoneksi,” ujar Wawali Harris Bobihoe.


Konsep TOD Jawab Tantangan Urbanisasi


Konsep Transit Oriented Development (TOD) dinilai relevan dalam menjawab tantangan urbanisasi. TOD mengintegrasikan hunian vertikal, area komersial, ruang publik, dan transportasi massal dalam satu kawasan yang mudah dijangkau.


Pendekatan ini mendorong efisiensi mobilitas, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, sekaligus mendukung pengurangan emisi dan kemacetan.


Dengan percepatan pembangunan dan integrasi transportasi ini, Pemerintah Kota Bekasi optimis Bumi Patriot akan terus berkembang menjadi kota metropolis yang modern, berkelanjutan, dan menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah Jabodetabek.

Komentar

Tampilkan

Terkini