-->

TERKINI

Gerakan 1.000 Lubang Biopori di Taman Persada Raya, Dorong Warga Mandiri Hadapi Kemarau

lampumerahnews
Senin, 27 Juli 2026, 16.36 WIB Last Updated 2026-07-27T09:36:30Z

Lampumerahnews.id

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri kegiatan kick off pertandingan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan peluncuran Program Bekasi Keren Lingkungan Hidup di Perumahan Taman Persada Raya RW 01, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Minggu (26/7/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penguatan semangat gotong royong masyarakat melalui berbagai program lingkungan berkelanjutan.


Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah Gerakan 1.000 Lubang Biopori, dengan target empat lubang biopori untuk setiap rumah warga. Program ini diharapkan menjadi gerakan kolektif dalam meningkatkan daya resap air sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


Selain itu, warga RW 01 juga menunjukkan komitmen dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah. Bank Sampah tersebut telah melakukan enam kali penimbangan dengan total sampah terkumpul mencapai 7,2 ton. Warga juga berhasil mengumpulkan sekitar setengah kuintal minyak jelantah dengan 85 nasabah aktif, sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular di tingkat lingkungan.


Sebagai bentuk penguatan konservasi air, di kawasan tersebut juga dibangun sumur resapan sedalam 40 meter sesuai arahan Wali Kota Bekasi. Sarana ini dipadukan dengan pembangunan tempat pengolahan kompos untuk sampah organik. Dengan begitu, pengelolaan lingkungan dilakukan secara terpadu mulai dari pengelolaan sampah hingga konservasi air.


Apresiasi Wali Kota Bekasi


Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga Perumahan Taman Persada Raya yang menghadirkan program lingkungan secara nyata dan berkelanjutan.


“Saya mengapresiasi inisiatif masyarakat Perumahan Taman Persada Raya yang menggagas gerakan 1.000 lubang biopori. Ini adalah contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari tingkat rumah tangga dan dilakukan secara gotong royong,” ujar Tri Adhianto.


Tri menjelaskan, konsep biopori di kawasan tersebut telah dimodifikasi dan dipadukan dengan pembangunan sumur resapan agar manfaatnya semakin besar, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.


“Pembuatan sumur resapan dan biopori ini memiliki manfaat yang sangat besar. Ketika musim kemarau datang, lingkungan tetap memiliki cadangan air karena air hujan dapat terserap ke dalam tanah. Dengan begitu, setiap rumah pada dasarnya ikut membangun cadangan air untuk lingkungannya sendiri,” jelasnya.


Menurutnya, upaya sederhana seperti membuat biopori, mengelola sampah organik menjadi kompos, serta mengaktifkan bank sampah merupakan investasi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.


Kick Off HUT RI dan Sarana Olahraga


Pada kesempatan yang sama, Tri juga meresmikan dimulainya pertandingan olahraga dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus meninjau sarana olahraga yang telah dibangun di kawasan Perumahan Taman Persada Raya. 


Ia berharap kegiatan olahraga, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat kebersamaan masyarakat dapat terus berjalan beriringan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, tangguh, dan nyaman untuk ditinggali.


“Program seperti ini sejalan dengan visi Kota Bekasi untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berketahanan terhadap perubahan iklim. Semoga gerakan ini dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kota Bekasi untuk terus berinovasi menjaga kelestarian alam,” tutup Tri Adhianto.

Komentar

Tampilkan

Terkini