-->

TERKINI

Kemenag Pematangsiantar Tanam 500 Bibit Pohon, Perkuat Gerakan Ecotheology

lampumerahnews
Jumat, 31 Juli 2026, 11.01 WIB Last Updated 2026-07-31T04:01:22Z

Lampumerahnews.id

PEMATANGSIANTAR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pematangsiantar menanam 500 bibit pohon sebagai bagian dari upaya memperluas ruang hijau sekaligus memperkuat Program Ecotheology yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan, Jumat (31/7/2026).


Kegiatan yang diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan kantor itu dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar H. Tarmuji, S.E., M.A.P., dan diikuti jajaran pejabat, aparatur sipil negara (ASN), penyuluh agama, penghulu, serta melibatkan masyarakat.


Program Ecotheology merupakan gerakan Kementerian Agama yang mendorong pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama. Melalui program tersebut, seluruh satuan kerja, madrasah, dan rumah ibadah didorong menjadi pelopor gerakan ramah lingkungan.


Sebanyak 500 bibit pohon ditanam untuk memperluas kawasan hijau, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.


"Menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai umat beragama. Melalui gerakan penanaman 500 bibit pohon ini, kami ingin mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat untuk bersama-sama merawat bumi agar tetap hijau, bersih, dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang," ujar Tarmuji.


Menurutnya, Program Ecotheology tidak hanya diwujudkan melalui penanaman pohon, tetapi juga mendorong berbagai aksi nyata, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan sampah plastik, menghemat energi dan air, serta menjadikan rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai contoh dalam pelestarian lingkungan.


Ia berharap gerakan penghijauan tersebut menjadi budaya yang terus berkembang, tidak hanya di lingkungan Kementerian Agama, tetapi juga di madrasah, rumah ibadah, dan masyarakat luas.


Melalui gerakan penghijauan ini, Kemenag Kota Pematangsiantar berharap semakin banyak elemen masyarakat terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan sehingga tercipta kawasan yang hijau, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.



(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini