Lampumerahnews.id
BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menjenguk korban kecelakaan lalu lintas di RSUD CAM, Senin 29/6/2026. Kunjungan untuk memastikan kondisi korban kecelakaan di lampu merah Jalan Cut Mutia, tepat di seberang UNISMA.
Insiden melibatkan truk besar dan menelan 7 korban. 1 orang meninggal dunia di lokasi, diketahui berprofesi sebagai pengemudi ojek online. 6 korban lainnya luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
"Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya warga pengemudi ojol akibat kecelakaan tersebut," ujar Abdul Harris.
Rincian Kondisi Korban
Berdasarkan data sementara:
1. 1 korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bekasi.
2. 3 korban luka ringan masih mendapat penanganan medis.
3. 2 korban sudah diperbolehkan pulang karena kondisi membaik.
Diduga Rem Blong, Masih Diselidiki Polisi
Informasi awal menyebut kecelakaan terjadi karena rem blong pada truk di Jalan Cut Mutia. Truk kehilangan kendali dan menabrak sejumlah motor yang berhenti di lampu merah.
Meski demikian, penyebab pasti masih diselidiki. Polisi akan memeriksa kendaraan, meminta keterangan saksi, dan menganalisis bukti di lokasi untuk memastikan kronologi lengkap.
Biaya Perawatan Ditanggung Pemkot
Wakil Wali Kota memastikan Pemkot Bekasi memberikan dukungan penuh kepada korban. Seluruh biaya pengobatan dan perawatan akan ditanggung pemerintah.
"Seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban akan ditanggung pemerintah melalui koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja,"tegasnya.
Pemkot berharap korban yang masih dirawat segera pulih. Ke depan, evaluasi keselamatan kendaraan angkutan berat diminta jadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang.
"Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya uji kelayakan kendaraan secara berkala, khususnya angkutan berat. Tujuannya agar keselamatan pengguna jalan terjamin dan risiko kecelakaan fatal bisa diminimalkan," pungkasnya.


