Lampumerahnews.id
JAKARTA – Paguyuban Masyarakat Peduli Bangsa Jakarta Selatan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi perlindungan jaminan sosial. Sasarannya: pekerja informal atau Bukan Penerima Upah BPU yang selama ini rawan risiko kerja.(20/6).
Mengusung tema " Dari Akar Rumput Untuk Indonesia , kegiatan berlangsung hangat dan interaktif di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Berbagai elemen masyarakat hadir antusias memahami pentingnya proteksi ketenagakerjaan sejak dini.
Risiko Kerja Mengintai Pekerja Mandiri
Arta Pasarib selaku penyelenggara menegaskan, risiko kerja bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Pedagang, pengemudi ojek online, petani, hingga pelaku UMKM termasuk kelompok paling rentan.
"Melalui program PERISAI, BPJS Ketenagakerjaan hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Ini wujud nyata kehadiran negara memberi rasa aman kepada pekerja mandiri, agar mereka bisa bekerja keras tanpa rasa cemas,"ujar Arta dalam sambutannya.
Manfaat PERISAI: JKK & JKM Jadi Andalan
Dalam pemaparan, Arta memaparkan manfaat utama program PERISAI Penggerak Jaminan Sosial Indonesia.
1. Jaminan Kecelakaan Kerja JKK
Perlindungan menyeluruh atas risiko kecelakaan kerja. Cakupannya termasuk saat perjalanan berangkat dan pulang kerja.
2. Jaminan Kematian JKM
Santunan tunai untuk ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.
Sosialisasi berjalan dua arah. Arta menjawab langsung pertanyaan warga soal pendaftaran hingga pembayaran iuran. Kini aksesnya makin mudah lewat agen PERISAI yang sudah tersebar sampai tingkat RT/RW dan komunitas lokal.
Dengan penguatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat lapisan bawah soal asuransi ketenagakerjaan meningkat. Ujungnya, jaring pengaman ekonomi dan kesejahteraan pekerja informal di Indonesia jadi lebih kokoh dan terjamin.


