-->

TERKINI

Pemkot Bekasi Soroti Pendidikan, Kesehatan, dan Prestasi Warga di Apel Pagi Gabungan

lampumerahnews
Senin, 18 Mei 2026, 20.36 WIB Last Updated 2026-05-18T13:36:53Z

Lampumerahnews.id 



BEKASI – Pelaksana Harian Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, memimpin apel pagi gabungan aparatur Pemerintah Kota Bekasi, Senin (18/5/2026). Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada atlet Savate Indonesia Kota Bekasi dan Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.


Penghargaan diberikan kepada atlet Savate Kota Bekasi yang meraih tiga medali emas dan satu medali perak pada Asia Savate Championship serta Himalaya Open International di Nepal. 


Selain itu, penghargaan juga diserahkan kepada Kampung Keluarga Berkualitas Kenanga Bintara Jaya yang meraih Juara 1 kategori kota pada ajang Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.


Abdul Harris menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penerima penghargaan dalam mengharumkan nama Kota Bekasi.


“Kami mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya bagi kemajuan Kota Bekasi,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan penghormatan kepada ASN yang akan memasuki masa purna bakti mulai Juni 2026. Menurutnya, pengabdian pegawai menjadi bagian penting dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan kepada Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.


Pemkot Bekasi juga terus mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji bagi warganya. Pemkot bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah untuk memfasilitasi keberangkatan calon jamaah haji.


Abdul Harris mengajak masyarakat mendoakan para jamaah haji, termasuk Wali Kota Bekasi, agar diberi kesehatan, kekuatan, dan perlindungan selama beribadah di Tanah Suci.


Ia mengapresiasi masyarakat yang aktif memanfaatkan ruang publik seperti kawasan Car Free Day GOR dan Alun-alun Kota Bekasi untuk berolahraga, rekreasi, hingga kegiatan ekonomi. Pengelolaan ruang publik yang baik dinilai mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Hal ini sejalan dengan penurunan angka pengangguran di Kota Bekasi yang turun menjadi 7,33% pada 2026 dari 7,83% pada 2025. 


“Ini perkembangan positif, namun harus diimbangi dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang berkualitas,” jelasnya.


Di bidang pendidikan, Pemkot Bekasi menyoroti pelaksanaan pra-pendaftaran SPMB jenjang TK, SD, dan SMP yang dibuka pekan ini hingga Juni 2026. 


Data menunjukkan jumlah lulusan SD mencapai 34.893 siswa, sementara daya tampung SMP negeri hanya 18.957 kursi. Kondisi ini perlu diantisipasi karena lebih dari 15.000 siswa berpotensi tidak tertampung di sekolah negeri.


Abdul Harris meminta Dinas Pendidikan dan kecamatan menyediakan informasi transparan dan mudah diakses terkait penerimaan peserta didik baru. Masyarakat juga perlu diberi pemahaman mengenai alternatif pendidikan lain, termasuk sekolah swasta dan program keterampilan.


Pemkot Bekasi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus yang dilaporkan telah ditemukan di Indonesia. Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas diminta memperkuat deteksi dini, sistem pelaporan, edukasi masyarakat, serta koordinasi lintas sektor terkait pengendalian vektor dan kebersihan lingkungan.


Menutup arahannya, ia berharap seluruh jajaran Pemkot Bekasi memperkuat sinergi dan bergerak cepat meningkatkan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.


“Kami mengharapkan sinergi dan kerja cepat seluruh jajaran demi pelayanan publik yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” tutupnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini