-->

TERKINI

163 KK Lubuk Sidup Tempati Huntara, Warga Mulai Bangkit Pascabanjir Aceh Tamiang

lampumerahnews
Jumat, 17 April 2026, 18.23 WIB Last Updated 2026-04-17T11:23:34Z

 

Lampumerahnews.id 


Aceh Tamiang - Sebanyak 163 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Kampung Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, mulai menempati hunian sementara (huntara) yang diserahkan pemerintah daerah, Kamis (16/4/2026). Huntara Lubuk Sidup ini menjadi langkah awal pemulihan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, sekaligus memberi harapan baru untuk bangkit dari dampak bencana.


Penyerahan huntara dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, bersama perwakilan pemerintah pusat dan sejumlah instansi terkait. Huntara bertajuk “Rakyat Sejahtera” ini dibangun melalui kolaborasi lintas pihak dan berdiri di atas lahan milik Imam Kampung Lubuk Sidup, H. Ali Sofyan.


Dalam sambutannya, Ismail menegaskan kehadiran huntara sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat terdampak.


“Hunian sementara ini, memang belum sempurna, namun kami berharap dapat menjadi tempat berteduh yang layak, aman dan nyaman bagi bapak/ibu sekalian sembari menunggu pembangunan hunian tetap. Ini merupakan wujud nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas yang telah diberikan serta memperkuat gotong royong antarwarga selama masa pemulihan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendampingi hingga pembangunan hunian tetap selesai.


Datuk Penghulu Kampung Lubuk Sidup, Ibrahim, turut menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah sejak awal bencana hingga tahap pemulihan. Menurutnya, bantuan huntara menjadi bukti nyata negara hadir di tengah masyarakat.


Selain sebagai solusi sementara, pemerintah juga telah menyiapkan pembangunan hunian tetap di atas lahan seluas sekitar 10 hektare sebagai langkah jangka panjang bagi warga terdampak banjir Aceh Tamiang.


Dengan mulai ditempatinya huntara Lubuk Sidup, warga kini memiliki ruang aman untuk kembali menata kehidupan, sembari menunggu proses pemulihan berjalan hingga tuntas.



(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini