-->

TERKINI

Pemulihan Banjir Aceh Tamiang Dipercepat, BNPP Kerahkan Alat Berat

lampumerahnews
Senin, 16 Maret 2026, 12.38 WIB Last Updated 2026-03-16T05:38:40Z

Lampumerahnews.id


ACEH TAMIANG – Pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang mulai dipercepat dengan dukungan alat berat dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Pembersihan lumpur dan material banjir dipusatkan di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, guna membuka kembali akses jalan serta memulihkan aktivitas masyarakat yang sempat terganggu akibat banjir beberapa waktu lalu.


Langkah percepatan pemulihan tersebut ditinjau langsung oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar bersama Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama masyarakat di Masjid An-Nur Kampung Landuh, Minggu (15/3/2026).


Dalam kesempatan itu, Syuibun Anwar menyampaikan apresiasi kepada BNPP RI yang telah turun langsung membantu masyarakat Aceh Tamiang dalam pembersihan wilayah terdampak banjir.


“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNPP RI beserta rombongan yang telah membantu masyarakat, khususnya dalam membersihkan wilayah Kampung Landuh yang terdampak banjir,” ujar Syuibun.


Sementara itu, Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman menjelaskan dirinya diutus langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh.


“Saya diutus langsung oleh Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI untuk mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck untuk membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan,” kata Makhruzi.


Menurutnya, upaya penanganan pascabanjir ini dilakukan di tiga kabupaten yang terdampak, yakni Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang. Khusus di Aceh Tamiang, proses pembersihan dipusatkan di Kampung Landuh dengan target penyelesaian selama 14 hari.


“Kami berharap sebelum Hari Raya Idulfitri sebagian besar lumpur dan sampah sudah dapat dibersihkan sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar. Setelah itu, pembersihan akan dilanjutkan ke desa-desa lain yang juga terdampak,” ujarnya.


Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyebabkan permukiman warga dan akses jalan tertutup lumpur. Di beberapa desa, aktivitas masyarakat sempat terganggu karena material banjir menutup badan jalan serta halaman rumah warga.


Pemerintah daerah berharap pembersihan material banjir dengan dukungan alat berat BNPP RI ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang menjelang Idulfitri, sekaligus membuka kembali akses transportasi di desa-desa terdampak. 


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini