-->

TERKINI

Bupati Armia Serahkan Bantuan Pendidikan dari Perlis Malaysia untuk Pelajar Aceh Tamiang

lampumerahnews
Sabtu, 07 Maret 2026, 12.18 WIB Last Updated 2026-03-07T05:19:04Z

Lampumerahnews.id


ACEH TAMIANG — Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH menyerahkan bantuan pendidikan dari masyarakat Negeri Perlis, Malaysia, kepada para pelajar dan santri di Aceh Tamiang. Bantuan yang dihimpun melalui Majlis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Perlis (MAIPS) itu disalurkan dalam sebuah kegiatan di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Kamis (5/3/2026).


Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Negeri Perlis terhadap dunia pendidikan di Aceh Tamiang, khususnya bagi siswa dan santri yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.


Dalam sambutannya, Bupati Armia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solidaritas masyarakat Perlis yang telah menggalang bantuan melalui jaringan masjid di negeri tersebut.


“Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata ukhuwah Islamiyah yang melampaui batas negara. Derita Aceh Tamiang adalah juga duka bagi rakyat Perlis,” ujar Armia.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang ikut berperan dalam penyaluran bantuan tersebut, termasuk Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nizam bin Abdul Malek, Yayasan Ubudiyah Indonesia, serta seluruh elemen yang terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.


Secara khusus, Bupati Armia turut menyampaikan terima kasih kepada Tuanku Syed Faizuddin Putra Jamalullail atas perhatian dan kepeduliannya terhadap urusan kemanusiaan serta hubungan persaudaraan antara masyarakat serumpun.


Sementara itu, Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nizam bin Abdul Malek, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas rakyat Negeri Perlis terhadap pendidikan generasi muda di Aceh Tamiang.


“Bantuan ini merupakan amanah kolektif yang dihimpun dari tiga pilar utama di Perlis, Tabung Amal Masjid dan Masyarakat Perlis, MAIPS, serta sumbangan tulus dari seluruh rakyat Negeri Perlis,” ujarnya.


Ia menambahkan, kepedulian tersebut muncul setelah masyarakat Perlis mengetahui musibah banjir bandang yang melanda Aceh beberapa waktu lalu.


“Aceh bukanlah hal yang jauh, tetapi dekat di hati warga Malaysia. Bantuan ini bukan semata nilai materinya, tetapi lebih kepada ikatan persaudaraan,” tegasnya.


Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa paket perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi dan para santri di Aceh Tamiang sebagai dukungan bagi kelangsungan pendidikan mereka.



 (Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini