-->

TERKINI

30 personel dan satu unit ekskavator di kerahkan perbaikan jalan penyebrangan

lampumerahnews
Jumat, 06 Februari 2026, 21.50 WIB Last Updated 2026-02-06T14:50:52Z

Lampumerahnews.id


Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) bergerak cepat menyampaikan keluhan masyarakat terkait kerusakan penyeberangan di perempatan Jalan Gedong Panjang–Jalan Mitra Bahari, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan.


Setelah sempat menjadi perhatian publik di media sosial, perbaikan saluran drainase bawah tanah tersebut kini telah rampung dan kembali dapat dilalui pengguna jalan.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, Heria Suwandi, menyampaikan bahwa kerusakan penyeberangan tersebut berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan. Menyikapi kondisi itu, terhenti langsung melakukan penanganan darurat sebelum melanjutkan ke tahap perbaikan permanen.


“Lokasi ini sempat viral karena kondisinya cukup tercermin. Setelah penanganan awal, kami lanjutkan dengan perbaikan permanen agar konstruksinya lebih kuat dan aman untuk jangka panjang,” ujar Suwandi, Jumat (6/2).


Dalam proses perbaikan, konstruksi saluran lama diganti dengan lima unit gorong-gorong berukuran 1,2 x 1,2 meter. Seluruhnya diperkuat dengan cor beton bertulang menggunakan fast track beton, yang memungkinkan pengerasan dalam waktu sekitar delapan jam.


Ia menambahkan, metode tersebut dipilih untuk memastikan pekerjaan selesai lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas konstruksi. Pengerjaan melibatkan sekitar 30 personel Pasukan Biru serta satu unit ekskavator guna mempercepat proses di lapangan.


Untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas, pekerjaan dilakukan sejak malam hari. Selain itu, Sudin SDA Jakarta Utara juga berkolaborasi dengan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Paket 6 agar perbaikan penyeberangan berjalan optimal dan sesuai standar teknis.


"Pekerjaan sudah dimulai sejak malam dan insyaallah siang ini sudah bisa dilalui kembali. Untuk sementara, kami imbau kendaraan kecil yang lewat," jelasnya.


Suwandi berharap, selesainya perbaikan penyeberangan ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya di kawasan Penjaringan. Selain itu, fungsi saluran udara yang kembali optimal diharapkan mampu mengurangi potensi penyimpanannya dan mencegah kerusakan jalan di kemudian hari.


“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas serta aktif melapor apabila menemukan kerusakan saluran atau jalan di lingkungan masing-masing,” tutupnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini