Lampumerahnews.id
MIMIKA – Sekretaris Jenderal DPP BMP (Barisan Merah Putih ) RI, Ali Kabiay, memberikan penekanan mendalam mengenai peran organisasi dalam kegiatan pengukuhan DPC BMP RI Kabupaten Mimika di Hotel Cendrawasih 66. Ia menyatakan bahwa BMP merupakan gerakan sosial non-politik yang lahir dari kebutuhan masyarakat akan adanya wadah aspirasi yang responsif. Jumat( 23/01/2026).
Kehadiran Barisan Merah Putih RI di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai dinamika sosial yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
" Posisi BMP RI adalah sebagai mitra strategis atau pelengkap terhadap peran pemerintah daerah. Meski pemerintah telah memiliki berbagai skema bantuan dan program pembangunan, namun kehadiran organisasi sosial tetap diperlukan untuk menjangkau celah-celah kebutuhan masyarakat yang mungkin belum terakomodasi secara maksimal. Dengan skema yang lebih fleksibel, BMP diharapkan bisa bergerak lebih lincah dalam merespons kondisi darurat di masyarakat."ungkap Ali.
Salah satu poin strategis yang disampaikan adalah pemanfaatan jalur representasi di Majelis Rakyat Papua (MRP). Mengingat Ketua DPD BMP Papua Tengah, Melkisedek F.I. Rumawi, juga merupakan anggota MRP, Ali menilai hal ini sebagai peluang besar bagi pengurus di Mimika untuk menyalurkan aspirasi warga secara lebih efektif.
" Setiap masukan dan kebutuhan yang dihimpun oleh BMP di lapangan dapat dibawa ke tingkat provinsi melalui jalur resmi yang ada di MRP Papua Tengah. Selain itu, pesan perdamaian menjadi inti dari penyampaian Sekjen DPP BMP RI tersebut. Ia meminta seluruh pengurus dan anggota BMP untuk senantiasa menjaga keharmonisan antar anak Papua tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, baik yang berasal dari wilayah pegunungan maupun pesisir pantai." Ujar Ali.
Baginya, persatuan adalah modal utama bagi Papua untuk maju, dan BMP harus menjadi garda terdepan dalam merawat perdamaian tersebut di tingkat akar rumput.
" BMP RI menolak segala bentuk sikap eksklusif atau dominasi oleh kelompok tertentu di dalam organisasi. Orientasi tunggal dari gerakan ini adalah pembangunan Papua yang berkeadilan. Dengan semangat inklusivitas, BMP diharapkan dapat merangkul semua pihak untuk bersama-sama berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Mimika melalui aksi-aksi sosial yang berdampak nyata. "Pungkasanya.


