-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIBqT-OUa9jEiq7Y9uWvEHU21SukZMSTRfLaLx0KdplJ_yfjH-i7OPr8bce05ALbCWpWjujNUD4MVagpNnbneabAIH3qHmMkP-uGzdd_my4I7drwKvgG1F_ZM7b6R7CieebuQjCxQJ8TI3mYiVWyF-TSJ7KX9lE3xDHHZlwljYMKhxPV41s9zoOtqn0Tk/s1350/1001703115.png"

Pemprov DKI berikan dukungan penuh bagi korban terdampak unjuk rasa

lampumerahnews
Jumat, 29 Agustus 2025, 16.46 WIB Last Updated 2025-08-29T09:46:49Z



Lampumerahnews.id

Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh bagi korban terdampak unjuk rasa. Hal ini disampaikannya di Balai Kota Jakarta, pada Jumat (29/8). Gubernur Pramono mengungkapkan, dukungan tersebut berupa biaya pengurusan dan pemakaman jenazah salah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, serta biaya perawatan rumah sakit bagi 38 korban lainnya. 


“Sebagai Gubernur DKI Jakarta dan atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyampaikan rasa turut berduka cita atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan bin Zulkifli yang berusia 21 tahun. Pagi tadi, saya sudah takziah ke rumah duka. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan penuh, mulai dari penanganan di rumah sakit, rumah duka, hingga proses pemakaman di TPU Karet Bivak,” terang Gubernur Pramono.


Dalam pertemuannya dengan keluarga almarhum Affan, Gubernur Pramono memastikan ada dukungan lebih lanjut kepada orang tua dan adik korban. Selain memberikan santunan dari Pemprov DKI Jakarta dan dirinya pribadi, adik almarhum yang masih duduk di bangku SMP dipastikan menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.


“Affan adalah tulang punggung keluarga. Pak Zulkifli sendiri juga pengemudi ojek. Saya dengar motornya Affan hilang. Karena anak Pak Zulkifli masih ada dua, yang pertama sudah bekerja sebagai office boy di salah satu perusahaan, lalu anak perempuan yang paling kecil masih SMP, maka tentunya kami akan memberikan selain KJP juga hal-hal lain yang akan membantu keluarga ini,” ujarnya. 


Gubernur Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit bagi 38 korban aksi unjuk rasa lainnya. “Biaya perawatan menjadi tanggungan Pemprov DKI sepenuhnya,” tuturnya.


Lebih lanjut, Gubernur Pramono menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama agar Jakarta tetap kondusif. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Ia pun telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk bersiaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Saya mengajak kita semua untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Jakarta. Mari kita jaga Jakarta bersama-sama. Semuanya harus menjaga diri. Karena, keamanan dan kenyamanan Jakarta menjadi hal yang sangat penting,” pungkasnya.



kipray

Komentar

Tampilkan

Terkini