Lampumerahnews.id
JAKARTA– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan NGOPI CETAR (Ngobrol Pintar Cegah Tawuran) Angkatan I Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mencegah aksi tawuran warga maupun antar pelajar.Kamis (05/11/2026)
Kegiatan yang diikuti unsur Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta Karang Taruna dari Kecamatan Koja dan Kecamatan Kelapa Gading ini menjadi wadah dialog interaktif untuk membahas persoalan tawuran dari berbagai aspek.
Dalam sambutannya, Reza Phahlevi H selaku Kasuban Kesbangpol Jakarta Utara menyampaikan bahwa tawuran bukan sekadar persoalan kenakalan remaja atau pelanggaran ketertiban biasa. Di balik aksi tersebut, terdapat masa depan generasi muda yang dipertaruhkan, rasa aman warga yang terganggu, serta kerugian fisik maupun material.
“Penyelesaian masalah tawuran tidak bisa dibebankan kepada aparat keamanan dan pemerintah saja. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta Utara agar aktivitas sosial dan roda perekonomian warga dapat terus berjalan tanpa dibayangi kecemasan.
Reza juga mengajak pengurus RT dan RW untuk memperkuat pengawasan lingkungan serta mengaktifkan komunikasi antarwarga. Sementara itu, LMK dan Dewan Kota diharapkan dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat dalam memetakan titik-titik rawan tawuran serta mendorong tersedianya ruang ekspresi positif bagi generasi muda.
“FKDM harus terus memperkuat fungsi deteksi dini dan cegah dini. Jangan menunggu konflik pecah, setiap percikan gesekan di tingkat bawah harus segera diredam dan dikoordinasikan,” cetusnya.
Selain itu, Karang Taruna diharapkan menjadi motor penggerak kegiatan positif bagi remaja melalui olahraga, kesenian, kegiatan keagamaan, serta pelatihan yang bermanfaat. Dengan demikian, energi generasi muda dapat tersalurkan ke aktivitas yang produktif dan membanggakan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Kompol Andry Suharto selaku Kapolsek Koja dan Noridha Weningsari, M.Psi., Psikolog, Tenaga Ahli Psikolog Klinis Pusat P2A Provinsi DKI Jakarta, sebagai narasumber. Diskusi dipandu Asman Syafei selaku moderator sekaligus Ketua FKDM Kota Jakarta Utara.
Turut hadir Shalih Nopiansyar selaku Wakil Camat Koja, DTM. Rahmat Syahputra selaku Camat Kelapa Gading, Iwan Setiawan selaku Wakil Ketua Dewan Kota, serta Adjie Hendriansyah Lubis selaku Dewan Kota.
Melalui forum tersebut, peserta diharapkan dapat menyampaikan kendala nyata di lapangan, bertukar informasi antarwilayah, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Manfaatkan forum dialog ini secara optimal. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak-anak kita, karena mereka merupakan generasi penerus pemimpin Jakarta di masa depan yang sedang bertransformasi menjadi kota global,” imbuhnya.
Kegiatan NGOPI CETAR Angkatan I Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan harapan dapat memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mencegah tawuran serta menjaga kondusivitas wilayah Jakarta Utara.
(kipray)


