-->

TERKINI

CIBER Datangi Rumah Duka Korban Tewas Tenggelam di Kubangan Proyek

lampumerahnews
Rabu, 04 November 2026, 21.58 WIB Last Updated 2026-11-04T15:13:01Z

Lampumerahnews.id

JAKARTA –Tragedi menimpa seorang bocah berusia 8 tahun 5 bulan yang meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan proyek pembangunan jogging track di wilayah Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (30/10/2026).


Kubangan tersebut diduga merupakan galian yang dibuat untuk menampung air guna menyiram area proyek agar tidak menimbulkan debu bagi pengguna jalan.


Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan para anggota OKP Organisasi Cilincing Bersatu (CIBER) mengunjungi rumah duka pada Rabu (4/11/2026) untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.


Ketua Umum CIBER, Ajid Durohim, mengatakan kunjungan itu sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian terhadap warga Cilincing.


"Kedatangan kami silaturahmi, ingin tahu juga kondisi korban. Kami dari CIBER, termasuk area kami di sini. Jadi kami ingin melihat kondisi masyarakat, apa yang bisa kami bantu," ujar Ajid.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal CIBER, Supriadi, menegaskan peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi jika ada pengawasan yang baik dari semua pihak. Ia meminta agar ada tanggung jawab dari pihak proyek dan tidak terulang di kemudian hari.


"Peristiwa seperti itu tidak harus terjadi. Semua pihak harus terlibat. Jangan sampai berulang-ulang lagi. Kami ingin tahu kronologisnya, ada bentuk tanggung jawab tidak. Pasti ada pengawasan di situ," kata Supriadi.


Kronologi Menurut Ibu Korban

Ibu korban yang ditemui CIBER menceritakan, saat kejadian ia sedang bekerja dan menitipkan anaknya di rumah sang nenek. Anaknya disebut tidak pernah bermain ke lokasi proyek tersebut.


"Saya pulang kerja, saya bilang besok Mimi pulang cepat. Anak saya pulang ke rumah neneknya yang di sana. Biasanya juga langsung pulang ke sini," ujar sang ibu.


Saat kejadian, ada empat anak yang bermain di lokasi kubangan. Dua di antaranya tenggelam. Menurut kesaksian anak yang selamat, korban terpeleset lalu berusaha meminta tolong dengan menarik kaki temannya.


"Anak saya kepeleset. Mungkin dia minta tolong ke temannya, narik kaki temannya. Temannya masih bisa diselamatkan. Anak saya pas sudah diangkat, sudah lemah, dibawa ke rumah sakit sudah tidak ada," tuturnya.


Ibu korban menegaskan lokasi kejadian bukan di waduk, melainkan kubangan galian proyek.


"Bukan di waduk, tapi kayak kubangan gitu, galian," jelasnya.


Kejadian terjadi sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, setelah hujan pada malam sebelumnya. Korban dievakuasi oleh petugas proyek yang saat itu hendak pulang kerja.


Proyek Restorasi Danau Lebak Bulus

Ibu korban menjelaskan, lokasi tersebut merupakan proyek restorasi di area Danau Lebak Bulus untuk pembangunan jogging track. Proyek milik Pemda tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT NK. 


Di atas tanah PT S , proyek tersebut membangun jalan untuk keluar masuk kendaraan ke area danau. Di area itulah terdapat kubangan yang menjadi lokasi tenggelamnya korban.


Keluarga berharap ada pengawasan dan pengaman 24 jam, di lihat dekat dengan pemukiman warga yang padat penduduk agar tidak ada korban lagi.

Komentar

Tampilkan

Terkini