-->

TERKINI

Kursi Bergeser, Struktur Kabinet Prabowo Berubah

lampumerahnews
Kamis, 01 Oktober 2026, 18.49 WIB Last Updated 2026-10-01T11:49:53Z

 

Lampumerahnews.id

JAKARTA — Kabinet Merah Putih kembali berubah. Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan sejumlah posisi pemerintahan pada Kamis (1/10/2026), dengan pola yang tidak hanya berupa pergantian menteri, tetapi juga perpindahan sejumlah figur ke jabatan strategis lainnya.


Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta. Dalam agenda tersebut, sejumlah posisi koordinator, kementerian teknis, hingga jabatan di luar kabinet mengalami perubahan. Total terdapat 18 pejabat yang dilantik dalam rangkaian reshuffle kali ini. 


Salah satu pergeseran terjadi pada posisi Menteri Luar Negeri. Arrmanatha Christiawan Nasir kini dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri menggantikan Sugiono.


Pergantian tersebut sekaligus membuat Sugiono berpindah jalur. Mantan Menteri Luar Negeri itu kini menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, menggantikan Pratikno.


Perubahan berantai juga terlihat dari posisi Kepala Staf Kepresidenan. Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolri kini ditempatkan sebagai Kepala Staf Kepresidenan.


Kursi Kapolri kemudian diisi Suyudi Ario Seto. Pergeseran tersebut membuat perubahan jabatan tidak berhenti di lingkup kabinet, tetapi turut menyentuh struktur pimpinan Polri.


Nama Dudung Abdurachman juga masuk dalam konfigurasi baru. Dari Kepala Staf Kepresidenan, Dudung kini dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Djamari Chaniago.


Di sektor industri, Muhammad Sarmuji mendapat mandat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sementara Bahlil Lahadalia memperoleh penugasan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri ESDM. (Katadata)


Selain posisi menteri, Prabowo juga mengubah susunan wakil menteri dan sejumlah pimpinan badan. Perubahan itu antara lain menyentuh Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Dengan demikian, reshuffle kali ini memperlihatkan adanya pergerakan figur dari satu titik pemerintahan ke titik lainnya. Beberapa nama tidak meninggalkan pemerintahan, melainkan mendapat penugasan baru dengan lingkup tanggung jawab berbeda.


Perombakan pada 1 Oktober ini tercatat sebagai reshuffle ketujuh sejak Prabowo mulai menjabat Presiden pada Oktober 2024.


Setelah pelantikan, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan tugas para pejabat baru serta bagaimana perubahan struktur tersebut diterjemahkan ke dalam kebijakan pemerintahan.

Komentar

Tampilkan

Terkini