JAKARTA - Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung di kawasan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (9/10).
Peninjauan dilakukan untuk melihat progres pekerjaan sekaligus memastikan proyek yang sudah direncanakan sejak lama itu selesai sesuai target.
Gubernur Pramono menjelaskan, perencanaan jalan ini sudah dimulai sejak 2006 dan pelaksanaannya mulai 2009. Namun dalam perjalanannya proyek tersebut menghadapi berbagai kendala sehingga belum rampung.
Sejak menjabat, Pramono mengaku telah meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk memprioritaskan penyelesaian proyek infrastruktur yang manfaatnya besar bagi masyarakat, terutama kelancaran transportasi.
"Tempat-tempat yang belum selesai, yang memberikan manfaat banyak bagi perkembangan kota, terutama transportasi, harus kita prioritaskan, kita selesaikan, termasuk jalan ini," ujar Pramono.
Jalan yang dikenal sebagai Arteri Kelapa Gading itu sepanjang 1,8 kilometer. Keberadaannya sangat dibutuhkan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalan Perintis Kemerdekaan.
"Panjang jalan ini 1,8 kilometer dan mudah-mudahan paling lama, saya sudah minta kepada Pak Wondo (Kadis Bina Marga), paling lama di tahun 2027 sudah harus selesai," katanya.
Selain jalan tembus, Pramono juga menyoroti penataan kawasan Kelapa Gading. Ia menyebut sebagian besar fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) di Kelapa Gading sudah diserahkan ke Pemprov DKI Jakarta.
Penyerahan aset itu diharapkan mempermudah penataan kawasan, termasuk memperbaiki jalan yang bergelombang dan sejumlah titik yang butuh perhatian. Salah satunya Bundaran Kelapa Gading.
Pemprov juga melakukan penanganan banjir di kawasan tersebut, termasuk melalui normalisasi Kali Cakung Lama hingga ke muara.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan, penyelesaian jalan tembus ini penting untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah.
"Penyelesaian jalan tembus ini diharapkan dapat memberikan pilihan jalur yang lebih baik bagi masyarakat, membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, serta mendukung penataan kawasan Kelapa Gading dan sekitarnya," ujar Hendra.


