Lampumerahnews.id
JAKARTA— Rumah Nenek Umayah, warga Kelurahan Papanggo, Jakarta, akhirnya selesai menjalani proses bedah rumah yang dilakukan Badan Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (BAZIS) Jakarta Utara. Pengerjaan rumah tersebut berlangsung selama kurang lebih satu bulan hingga akhirnya dapat kembali ditempati dalam kondisi yang lebih layak.sabtu (03/10/2026)
Sebelumnya, kondisi rumah Nenek Umayah disebut sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk dihuni. Dalam kondisi tersebut, Nenek Umayah bahkan disebut hanya tidur dengan beralaskan kasur tipis. Kondisi rumah kemudian mendapat perhatian setelah Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat melakukan kunjungan langsung.
Saat melihat kondisi rumah tersebut, Hendra Hidayat kemudian meminta BAZIS Jakarta Utara untuk segera melakukan renovasi. Percepatan dilakukan karena adanya kekhawatiran memasuki musim penghujan, sementara kondisi rumah membutuhkan perbaikan.
Kepala BAZIS Jakarta Utara, Wisnu, kemudian melakukan koordinasi agar proses pembangunan rumah Nenek Umayah dapat segera dilaksanakan. Pengerjaan berlangsung selama satu bulan hingga rumah tersebut dinyatakan selesai.
Setelah proses bedah rumah rampung, kondisi rumah disebut sudah lebih layak ditempati. Bahkan, ketika hujan turun beberapa hari sebelumnya, rumah Nenek Umayah disebut sudah tidak mengalami kebocoran maupun banjir seperti kondisi sebelumnya.
Nenek Umayah menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara, BAZIS, serta pihak Kelurahan Papanggo yang telah memberikan perhatian dan membantu proses renovasi rumahnya.
“Saya sangat terima kasih kepada Pak Wali Kota, Bazis, dan Pak Lurah Papanggo yang selalu perhatian terhadap kehidupan saya selama rumah kami dibedah. Terima kasih Pak Wali yang sudah bantu renovasi rumah saya dan bantuan-bantuan yang telah diberikan kepada saya,” ucap Nenek Umayah sambil mendoakan agar seluruh pihak yang membantu selalu diberikan kesehatan.
Seremoni penyerahan kunci kemudian dilakukan sebagai tanda bahwa proses bedah rumah Nenek Umayah telah selesai. Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Camat Tanjung Priok Muhamad Yohan menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah tersebut.
“Saya mewakili Wali Kota Jakarta Utara merasa bersyukur atas selesainya bedah rumah Nenek Umayah, dan kini Nenek Umayah bisa menempati rumah yang layak. Ini semua amanah dari BAZIS dan semua dana yang digunakan untuk bedah rumah saat ini berasal dari kita untuk kita semua, dan semua ini berkat kerja sama masyarakat juga,” ujar Muhamad Yohan saat memberikan sambutan pada Jumat (2/10/2026).
Muhamad Yohan juga menekankan pentingnya informasi dari masyarakat dalam menemukan warga yang membutuhkan bantuan. Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah mengidentifikasi kondisi warga yang membutuhkan perhatian.
“Jikalau tidak ada info dari masyarakat, bagaimana bisa kita membantu warga yang benar-benar membutuhkan bantuan kita,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Papanggo Erwin mengatakan bahwa rumah Nenek Umayah sebenarnya telah didaftarkan dalam program bedah rumah dari Astra. Namun, program tersebut masih membutuhkan waktu sehingga bantuan melalui program tersebut belum terlaksana dan masih dalam tahap menunggu.
Karena adanya kekhawatiran memasuki musim penghujan, BAZIS Jakarta Utara kemudian mempercepat pelaksanaan bedah rumah tersebut. Percepatan itu dilakukan agar Nenek Umayah dapat segera menempati rumah yang lebih layak.
“Saya sebagai lurah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Jakarta Utara dan khususnya Kepala BAZIS Jakarta Utara yang telah melakukan percepatan bedah rumah warga kami, yakni rumah Nenek Umayah,” ujar Erwin.
Rampungnya bedah rumah tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi lingkungan Kelurahan Papanggo. Selain membuat rumah Nenek Umayah dapat ditempati dengan lebih layak, bantuan tersebut juga menunjukkan adanya kerja sama antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.
(kipray)


