-->

TERKINI

55 Kepala Sekolah Dilantik, Status 69 Jabatan Plt di Aceh Tamiang Disorot

lampumerahnews
Kamis, 15 Oktober 2026, 10.01 WIB Last Updated 2026-10-15T03:01:33Z

 

Lampumerahnews.id

ACEH TAMIANG — Pelantikan 55 kepala sekolah oleh Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi pada Rabu, 14 Oktober 2026, menjadi perkembangan dalam persoalan kepemimpinan sekolah yang sebelumnya menjadi perhatian publik. Salah seorang kepala bidang (Kabid) di Dinas Pendidikan Aceh Tamiang menyebut pelantikan tersebut diperuntukkan mengisi jabatan kepala sekolah yang sebelumnya dipegang pelaksana tugas (Plt) dari total 69 orang yang disorot. Namun, distribusi penempatan dan jumlah jabatan Plt yang masih tersisa belum dirinci.


Penugasan tersebut tercantum dalam Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 800.1.3.1/01/2026 yang ditetapkan pada 1 Oktober 2026. Dokumen itu memuat 55 nama kepala sekolah beserta sekolah tempat penugasan baru.


Berdasarkan daftar tersebut, penugasan mencakup tiga kepala taman kanak-kanak (TK), 43 kepala sekolah dasar (SD), dan sembilan kepala sekolah menengah pertama (SMP).


Meski nama dan sekolah tujuan telah tercantum dalam keputusan, pencocokan dengan daftar 69 orang yang sebelumnya menjabat Plt masih diperlukan. Tanpa data tersebut, belum dapat dipastikan berapa jabatan yang telah terisi dari kelompok yang sebelumnya disorot dan bagaimana status jabatan lainnya setelah pelantikan.


Dalam arahannya, Armia menegaskan bahwa proses mutasi dan promosi jabatan harus berlangsung tanpa praktik transaksional. Ia juga memperingatkan agar tidak ada pungutan liar di lingkungan sekolah serta meminta pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara transparan dan akuntabel.


“Saya tegaskan, proses mutasi dan promosi ini bersih dari segala bentuk transaksional. Saya tidak ingin mendengar adanya kutipan atau pungutan liar di lingkungan sekolah. Kelola dana BOS secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan hukum,” kata Armia.


Bupati juga meminta para kepala sekolah mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang rusak akibat banjir melalui program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia mendorong koordinasi dengan komite sekolah dan orang tua murid, sekaligus mengingatkan agar kerusakan fasilitas serta kesulitan ekonomi keluarga tidak menyebabkan anak putus sekolah.


Armia turut mendorong pembelajaran yang adaptif dan inovatif, peningkatan capaian akademik, serta penguatan karakter, kedisiplinan, dan akhlak peserta didik.


Pelantikan 55 kepala sekolah ini menjadi bagian dari upaya pengisian jabatan yang sebelumnya dipegang Plt. Namun, untuk mengetahui sejauh mana persoalan yang sebelumnya disorot telah ditangani, diperlukan kejelasan mengenai distribusi penempatan dan status jabatan lainnya. Publik menunggu penjelasan Dinas Pendidikan Aceh Tamiang mengenai perkembangan pengisian jabatan kepala sekolah tersebut.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini