Lampumerahnews.id
KEPULAUAN SERIBU – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menggelar Bimbingan Teknis Diversifikasi Pengolahan Hasil Perikanan Tahun 2026 di Kelurahan Pulau Pari, Pulau Panggang, dan Pulau Harapan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Andi Dala Jemma, mengatakan diversifikasi menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk menciptakan produk baru dan memperluas pasar.
“Kami berharap ibu-ibu bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik karena merupakan salah satu peluang untuk menambah ilmu dan pengetahuan dalam melakukan diversifikasi olahan,” ujarnya, Jumat (11/09/2026).
Menurut Andi, hasil perikanan tidak harus berhenti pada menu ikan goreng atau ikan masak. Bahan tersebut bisa dikembangkan menjadi berbagai produk berciri khas dengan nilai jual lebih tinggi.
“Tadi kami sudah mencoba salah satu sambal hasil olahan dari kelompok di Pulau Pari dan rasanya enak. Ini bisa menjadi daya tarik menu sekaligus menambah nilai jual,” katanya.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah bimtek selesai.
“Jangan hanya belajar hari ini, setelah itu selesai. Yang kami inginkan adalah bagaimana ibu-ibu bisa mengembangkan diri, menimba ilmu dari sini, kemudian mengembangkan usahanya,” tuturnya.
Peserta dan Bantuan Sarana
Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gama, mengatakan bimtek rutin ini diikuti 20 orang peserta dari masing-masing wilayah. Mereka merupakan anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) maupun pelaku usaha.
Gama menilai pengembangan produk penting untuk meningkatkan daya saing, terutama menangkap peluang pasar wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu.
"Kami juga menyerahkan bantuan sarana pengolahan kepada perwakilan kelompok berupa kompor gas, chest freezer, vacuum sealer, dan selang gas. Semoga ini dapat bermanfaat," ucapnya.
Salah satu peserta dari Poklahsar Kreasi Bahari, Pulau Panggang, Ernawati, mengapresiasi bimtek dan bantuan yang diberikan.
“Terima kasih dan bersyukur mendapat ilmu baru. Semoga dengan bimtek ini, produk kita bisa lebih beragam dan bernilai jual tinggi," pungkasnya.


