-->

TERKINI

Eratkan Silaturahmi, Warga Muara Angke Peringati Maulid Nabi dan Haul Soeharto

lampumerahnews
Jumat, 04 September 2026, 15.54 WIB Last Updated 2026-09-04T08:54:47Z

 

Lampumerahnews.id

JAKARTA - Keluarga Besar Kerukunan Nelayan Muara Angke menggelar pengajian umum dalam rangka menyambut Haul Presiden RI ke-2, HM Soeharto, dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara berlangsung di Kampung Nelayan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kamis (03/09/2026).


Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi warga nelayan.


Acara dihadiri Ketua LMK sekaligus Ketua Panitia Pengajian Umum H. Daeng Rais Abdullah, Sekretaris Kelurahan Pluit Handoko, Babinsa, Bimas, pengurus RT/RW, Majelis Taklim, dan masyarakat sekitar. Tausiah disampaikan oleh Habib Rifki Alaidrus.


Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Gema Wahyu Ilahi. Dilanjutkan Mahallul Qiyam atau pembacaan shalawat bersama Ustadz Asyam Mar’uf Tombina yang diiringi Hadroh Nurul Hidayah dari Cengkareng, Jakarta Barat.


H. Daeng Rais Abdullah selaku ketua panitia dan penggagas acara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pengajian umum menyambut Maulid Nabi.


“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik berkat dukungan semua unsur,” ucapnya.


Handoko selaku Sekretaris Kelurahan Pluit merasa bangga dengan warga Muara Angke atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 


“Kami mengapresiasi panitia, pengurus RT/RW, dan seluruh warga yang hadir. Mari kita meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Teladan beliau mengajarkan kita menjaga kerukunan dan kepedulian antarsesama,” ujar Handoko.


Acara inti berupa Mauidhatul Hasanah disampaikan Habib Rifki Alaidrus. Dalam ceramahnya ia mengangkat tentang riwayat Nabi Muhammad SAW dan keteladanan beliau, meneladani akhlak Nabi untuk kedamaian hati, membentuk karakter generasi muda Islami, serta menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai landasan memperkuat persaudaraan.


H. Warnita WR selaku sesepuh menyampaikan bahwa setiap kali mengadakan acara keagamaan, Keluarga Besar Kerukunan Nelayan Muara Angke tidak lupa mengirimkan doa untuk Presiden HM Soeharto.


“Kami juga terus merawat apa yang telah beliau perbuat untuk warga Muara Angke, seperti pembuatan Prasasti Tugu Udang dan Tugu Ikan Bawal. Warga nelayan Muara Angke masih peduli dengan beliau yang telah membimbing dan membesarkan nelayan, khususnya di Muara Angke,” ungkapnya.


Ia berharap pemerintah tetap mempertahankan keberadaan warga nelayan di Muara Angke. 


“Kami sudah tinggal di sini hampir 50 tahun. Kami minta agar warga nelayan di Muara Angke tetap dipertahankan. Karena kami ditempatkan di sini oleh Bapak Presiden Soeharto,” pintanya.


“Khususnya warga kami di Muara Angke, untuk peringatan hari-hari besar Islam kami tidak pernah minta bantuan ke pemerintah atau donatur lain. Ini murni inisiatif warga, sekaligus mengirim doa kepada Bapak Presiden Soeharto,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini