-->

TERKINI

Kuras Lumpur Sesuai SOP, Kali di Kecamatan Tanjung Priok Bersih; Warga Bugis Harap Saluran di Kebon Bawang Segera Diprioritaskan

lampumerahnews
Sabtu, 11 Juli 2026, 19.42 WIB Last Updated 2026-07-11T12:42:46Z

Lampumerahnews.id

Jakarta - Hasil pemantauan media di lapangan menunjukkan kondisi Kali di kawasan Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tampak lebih bersih dan tertata setelah dilakukan kegiatan pengurasan lumpur oleh petugas. Di sepanjang bibir kali tidak lagi terlihat endapan lumpur yang sebelumnya menumpuk di permukaan maupun lumut yang mengganggu aliran air.(11/07/2026)


Pelaksanaan pengurasan dinilai berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara. Hasil kurasan lumpur yang dimasukkan ke dalam karung juga tersusun rapi di lokasi penampungan sementara tanpa menyisakan air lumpur yang mengalir ke area sekitar, sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.


Kondisi tersebut terlihat di kawasan yang berdekatan dengan sejumlah fasilitas pelayanan publik, di antaranya Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Koramil, Kantor Urusan Agama (KUA), Kantor Lingkungan Hidup, serta Kantor Satpol PP Kecamatan. Penataan yang baik diharapkan dapat menjaga kelancaran aliran air sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.


Di sisi lain, warga Jalan Bugis, Kelurahan Kebon Bawang, berharap kegiatan serupa juga segera dilaksanakan di wilayah mereka. Menurut Harlan, warga Jalan Bugis, pengurasan saluran air menjadi langkah penting sebagai upaya mengurangi potensi banjir saat musim hujan tiba.


Ia menyampaikan bahwa endapan lumpur di sepanjang Jalan Bugis, meliputi wilayah RT 004, RT 005, RT 006, dan RT 012 RW 06 Kelurahan Kebon Bawang, telah menumpuk selama kurang lebih tiga tahun tanpa adanya pengurasan. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko genangan ketika curah hujan tinggi.


Warga berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu prioritas program normalisasi saluran. Pengurasan yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan banjir, sekaligus menjaga fungsi drainase agar tetap optimal di kawasan permukiman padat penduduk.


(Kipray)

Komentar

Tampilkan

Terkini