-->

TERKINI

26 Keluarga Korban Banjir Aceh Tamiang Terima Huntara dari KAGAMA

lampumerahnews
Senin, 06 Juli 2026, 09.48 WIB Last Updated 2026-07-06T02:49:04Z

Lampumerahnews.id

Aceh Tamiang – Sebanyak 26 keluarga korban banjir bandang di Aceh Tamiang kini memiliki tempat tinggal sementara setelah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) menyerahkan 26 unit hunian sementara (huntara) di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Minggu (5/7/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan warga yang hingga kini masih berproses pascabencana.


Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menyampaikan apresiasi atas kepedulian KAGAMA yang dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.


"Sinergi dari KAGAMA ini merupakan oase dan dukungan moril-materiil yang sangat berharga bagi pemulihan psikologis dan ekonomi masyarakat," ujar Bupati Armia saat menghadiri serah terima hasil Program KAGAMA Peduli Bencana.


Dalam program tersebut, KAGAMA menyerahkan 26 unit huntara senilai Rp390 juta, fasilitas publik, serta sekolah darurat. Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, bersama Rektor UGM Prof. Ova Emilia serta Ketua KAGAMA Aceh yang juga Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun.


Di hadapan para tamu, Bupati Armia memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam mempercepat pemulihan pascabanjir, mulai dari penyaluran bantuan stimulan ekonomi hingga bantuan perbaikan rumah yang bersumber dari Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah telah merencanakan pembangunan 10.045 unit hunian tetap (huntap) secara bertahap bagi masyarakat terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, Kampung Sekumur mendapat alokasi 286 unit huntap yang akan dibangun di atas lahan hasil pelepasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Semadam.


Selain menyampaikan perkembangan program pemulihan, Bupati Armia turut meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperluas jaringan internet dan memperbaiki ruas jalan yang menghubungkan Kampung Lubuk Sidup dengan Kampung Sekumur. Menurutnya, infrastruktur komunikasi dan akses transportasi menjadi kebutuhan penting agar aktivitas masyarakat dan perekonomian desa dapat kembali pulih.


Permintaan tersebut mendapat respons positif. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan komitmennya membantu pembangunan akses poin internet di kawasan itu. Sementara Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyampaikan kesiapan mengirim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) guna mendampingi pemberdayaan dan pemulihan ekonomi masyarakat.


Menutup sambutannya, Bupati Armia mengajak masyarakat menjaga seluruh fasilitas yang telah diberikan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


"Rawatlah fasilitas yang telah diberikan. Mari jadikan momentum ini untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," pesan Bupati Armia.


Bantuan huntara dari KAGAMA menambah dukungan bagi proses pemulihan korban banjir Aceh Tamiang melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Kehadiran hunian sementara diharapkan dapat menjadi jembatan bagi warga hingga pembangunan hunian tetap terealisasi secara bertahap.


 (Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini