-->

TERKINI

Dandim 0117: Generasi Digital Tetap Harus Pahami Pancasila

lampumerahnews
Selasa, 02 Juni 2026, 16.46 WIB Last Updated 2026-06-02T09:46:58Z

 

Lampumerahnews.id 


ACEH TAMIANG — Pemahaman generasi muda terhadap Pancasila, UUD 1945 dan wawasan kebangsaan dinilai menghadapi tantangan baru di era digital. Derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi membuat perhatian pelajar kini terbagi pada berbagai isu global yang berkembang melalui media sosial dan internet.


Hal itu disampaikan Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, saat menerima kunjungan silaturahmi Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Tamiang di Makodim 0117/Aceh Tamiang, Selasa (2/6/2026).


Menurut Dandim, terdapat perubahan yang cukup signifikan dalam proses pendidikan dari generasi ke generasi. Jika sebelumnya materi kebangsaan menjadi bagian penting dalam kehidupan sekolah dan masyarakat, kini perhatian generasi muda semakin terbagi oleh perkembangan teknologi dan arus informasi global.


“Memang ada perubahan yang cukup signifikan dalam proses belajar mengajar dari generasi ke generasi. Dulu, pemahaman siswa terhadap UUD 1945, Pancasila, wawasan kebangsaan dan nilai-nilai cinta tanah air mendapat porsi yang cukup besar, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sementara saat ini, generasi muda hidup di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat, sehingga perhatian mereka terbagi pada banyak hal yang bersifat global maupun digital,” ujar Dandim.


Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan media sosial dan perangkat digital semakin mendominasi kehidupan pelajar. Di satu sisi kondisi tersebut membuka akses informasi yang lebih luas, namun di sisi lain menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar, pengaruh budaya luar yang begitu cepat, hingga tantangan dalam menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus informasi yang diterima generasi muda setiap hari.


Pandangan tersebut menjadi salah satu perhatian MPD Aceh Tamiang mengingat penguatan karakter, disiplin dan wawasan kebangsaan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.


Ketua MPD Aceh Tamiang, Muttaqin, menilai pendidikan karakter tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, pemerintah dan institusi lainnya.


Karena itu, lanjut Dandim, penguatan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air harus terus dilakukan melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.


“Kita tidak mungkin menolak perkembangan teknologi, tetapi kita harus memastikan generasi muda mampu memanfaatkannya secara positif tanpa kehilangan jati diri, karakter dan kecintaan terhadap bangsa. Di sinilah pentingnya pendidikan karakter, wawasan kebangsaan dan pembinaan generasi muda secara berkelanjutan,” katanya.


Diskusi antara MPD Aceh Tamiang dan Kodim 0117/Aceh Tamiang juga menyoroti pentingnya pembinaan kedisiplinan, penguatan nilai-nilai kebangsaan serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan masa depan yang akan dihadapi generasi muda.


Bagi MPD dan Kodim 0117/Aceh Tamiang, tantangan pendidikan ke depan bukan hanya meningkatkan kemampuan akademik pelajar, tetapi juga memastikan generasi muda tetap memiliki karakter, identitas kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air di tengah era digital yang terus berkembang.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini