-->

TERKINI

Cari Kayu Hanyut di Sungai Tamiang, Pria Aceh Tamiang Tewas Tenggelam

lampumerahnews
Jumat, 12 Juni 2026, 16.11 WIB Last Updated 2026-06-12T09:11:19Z

Lampumerahnews.id

ACEH TAMIANG — Tiga hari hilang terseret arus Sungai Tamiang, Ramlan (42), warga Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban ditemukan sejauh 17 kilometer dari titik awal ia dilaporkan hanyut di kawasan Desa Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.


Jenazah korban kemudian dievakuasi tim gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Tamiang, peristiwa itu bermula pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban pergi ke Sungai Tamiang di Dusun Duren 8, Desa Sekerak Kanan, untuk mengambil balok kayu hanyut dengan cara berenang seorang diri.


Sekitar pukul 09.30 WIB, dua warga yang berada di sekitar lokasi melihat korban terseret arus sungai. Kedua saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa yang diteruskan ke pihak kepolisian dan BPBD Aceh Tamiang.


Menerima laporan itu, tim Pusdalops BPBD Aceh Tamiang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Satgas SAR langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran di sepanjang Sungai Tamiang.


Derasnya arus sungai diduga membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri. Proses pencarian berlangsung selama tiga hari hingga korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.


Warga di bantaran Sungai Tamiang selama ini masih kerap memanfaatkan kayu hanyut yang terbawa arus karena memiliki nilai jual. Namun aktivitas tersebut juga memiliki risiko tinggi, terutama saat debit air meningkat dan arus sungai berubah deras.


Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus warga tenggelam juga beberapa kali terjadi di kawasan Sungai Tamiang, baik saat mandi, mencari ikan maupun melakukan aktivitas di sekitar bantaran sungai.


Pencarian korban melibatkan BPBD Aceh Tamiang, Damkarmat, Satgas SAR, aparat desa serta warga sekitar yang melakukan penyisiran hingga korban akhirnya ditemukan.


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini