-->

TERKINI

Praja IPDN PKL Didorong Percepat Pemulihan Aceh Tamiang Pascabencana

lampumerahnews
Kamis, 02 April 2026, 17.26 WIB Last Updated 2026-04-02T10:26:29Z

 

Lampumerahnews.id 


ACEH TAMIANG — Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) gelombang ketiga didorong mempercepat pemulihan Aceh Tamiang pascabanjir dengan menjaga konsistensi kinerja selama masa penugasan. Arahan ini disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memimpin apel penerimaan praja, Rabu (1/4), di wilayah setempat, di tengah upaya pemulihan lingkungan dan pelayanan publik yang masih berlangsung.


Penugasan gelombang ketiga ini menjadi lanjutan dari proses pemulihan pascabencana yang telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir. Praja diharapkan tidak hanya melanjutkan capaian sebelumnya, tetapi juga memperkuat keterlibatan langsung di tengah masyarakat, terutama dalam membantu normalisasi lingkungan dan aktivitas warga yang terdampak banjir.


Dalam arahannya, Bima Arya mengingatkan kondisi Aceh Tamiang sekitar tiga bulan lalu yang berada dalam situasi sangat sulit, dengan keterbatasan sarana dasar dan aktivitas pemerintahan yang sempat lumpuh total.


“Tiga bulan lalu tempat ini betul-betul lumpuh. Suasananya jauh berbeda ketika senior kalian memasuki tempat ini. Suasananya mencekam, tidak ada penerangan, tidak ada air, aktivitas lumpuh semua,” ujarnya.


Ia menyebut, praja gelombang sebelumnya menghadapi kondisi lapangan yang jauh dari ideal. Namun berkat kerja bersama antara praja, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda, situasi kini berangsur pulih. Aktivitas pemerintahan mulai kembali berjalan dan layanan publik perlahan normal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas.


Meski kondisi membaik, Bima menegaskan tantangan yang dihadapi praja saat ini memiliki karakter berbeda dan tidak boleh dianggap ringan.


“Jangan salah memahami situasi membaca lapangan, jangan pernah menganggap enteng,” tegasnya.


Menurutnya, jika sebelumnya praja berperan dalam pemulihan fungsi pemerintahan, maka pada tahap ini penugasan lebih menuntut keterlibatan langsung di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan pemulihan lingkungan pascabencana.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi serta menjadikan masa penugasan sebagai ruang pembelajaran.


“Tolong selalu jaga nama baik dari institusi kebanggaan kita IPDN dan Kemendagri,” pesannya.


Selain itu, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pengabdian tidak hanya ditentukan oleh awal yang baik, tetapi bagaimana tugas tersebut dapat diselesaikan dengan optimal.


“Perlombaan sering kali ditentukan bukan bagaimana kita start, tetapi bagaimana kita bisa menutup dan mengakhiri,” tandasnya.


Sebelum apel penerimaan, Bima Arya turut meninjau langsung titik operasi di Dusun Bahagia dan Dusun Amalia yang menjadi lokasi penugasan praja. Di lokasi tersebut, praja difokuskan pada kegiatan pembersihan lumpur di rumah warga, drainase, serta jalan desa sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan.


Langkah ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan Aceh Tamiang secara menyeluruh, terutama bagi masyarakat terdampak banjir yang masih berupaya bangkit dalam beberapa bulan terakhir.


 (Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini