-->

TERKINI

Usai Digerebek Narkoba, 80 Warga Kampung Bahari Didata untuk Ditata

lampumerahnews
Selasa, 03 November 2026, 15.19 WIB Last Updated 2026-11-03T08:19:26Z


Lampumerahnews.id

JAKARTA – Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mendampingi Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto meninjau Kampung Bahari, Tanjung Priok, Selasa (3/11/2026).


Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut operasi pemberantasan peredaran narkoba pada Minggu (1/11) lalu, sekaligus memastikan kawasan tidak kembali menjadi sarang narkoba.


Kapolda Metro Jaya, Dadang Hartanto, menyampaikan berdasarkan pendataan sementara terdapat 23 kepala keluarga atau sekitar 80 jiwa yang masih tinggal di kawasan tersebut. Sebagian warga setempat, sebagian berasal dari luar wilayah, termasuk warga lanjut usia yang butuh perhatian khusus.


Menurut Dadang, penanganan pasca-penggerebekan harus menyeluruh. Sebagian warga menggantungkan hidup dari memulung barang bekas dengan penghasilan Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per hari.


"Penegakan hukum tanpa penanganan pasca-penegakan hukum tidak akan cukup. Kita harus memastikan kawasan ini tidak kembali menjadi tempat peredaran narkoba, sekaligus memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat," ujar Dadang.


Ia menyebut penanganan akan melibatkan TNI, Polri, Pemda, hingga pihak swasta melalui program CSR. Langkah lanjutan meliputi pendataan warga, pembersihan bangunan tak berpenghuni, dan pemetaan kebutuhan pekerjaan.


Dari PT KAI, Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Januri, menyatakan pihaknya akan mengerahkan alat berat dan truk sampah untuk membersihkan kawasan secara bertahap mulai Rabu (4/11). Hal ini berkaitan dengan keberadaan bangunan di sekitar aset PT KAI yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.


"Kalau hanya dipindahkan tanpa diberikan solusi, dikhawatirkan warga akan kembali lagi ke lokasi semula. Karena itu, perlu ada penanganan yang komprehensif dan memperhatikan kondisi masyarakat," jelas Januri.


PT KAI juga membuka opsi alternatif tempat tinggal, termasuk pemanfaatan hunian di kawasan Senen, yang akan dikomunikasikan secara manusiawi tanpa penggusuran paksa.


Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sri Haryanti, menyampaikan saat ini tercatat 46 penerima program bedah rumah di Kampung Bahari yang tersebar di beberapa RW. Data tersebut akan diverifikasi bersama Pemkot Jakarta Utara dan Dinas Perumahan untuk kemungkinan penambahan penerima.


Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan penataan Kampung Bahari harus lintas sektor dan humanis.


"Pemerintah Kota Jakarta Utara mendukung penuh langkah penataan Kampung Bahari. Namun, penanganannya harus dilakukan secara humanis dan terkoordinasi. Kita ingin kawasan ini menjadi lebih aman, bersih, dan tertata, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan solusi yang tepat," ungkapnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini