-->

TERKINI

FSP PP SPSI Siapkan Sikap Jelang Kongres KSPSI XI 2027

lampumerahnews
Jumat, 06 November 2026, 00.23 WIB Last Updated 2026-11-05T17:23:07Z

Lampumerahnews.id

JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PP SPSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pertama di sebuah hotel di kawasan Jakarta Timur, Rabu (5/11/2026).


Ketua Umum FSP PP SPSI, Sa'adi Pamungkas, didampingi Sekretaris Umum Suparlianto, SH., Ketua Bidang OKK Cecep Wahyudin, SP. dan Ketua MPO H. Achmad Mundji, Ketum mengatakan Rapimnas pertama ini digelar sesuai amanah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pasal 30 ayat 1, 2, dan 3, yang mengatur mekanisme, siapa saja yang hadir, hingga tujuan Rapimnas.


"Ada beberapa hal ya, di antaranya empat," ujar Sa'adi.


1. Sepakat Laksanakan AD/ART Sebagai Induk Organisasi

Poin pertama, seluruh perangkat dan pimpinan organisasi sepakat untuk melaksanakan AD/ART sebagai induk organisasi.


"Kita selaku perangkat daripada organisasi, pimpinan daripada organisasi, sepakat untuk melaksanakan anggaran dasar anggaran rumah tangga sebagai induk daripada organisasi. Sepakat untuk melaksanakan itu karena kita adalah contoh," kata Sa'adi.


Menurutnya, dengan menaati AD/ART, organisasi bisa berjalan mulus hingga ke bawah.


"Contoh bahwa kita harus ngikutin anggaran dasar itu sehingga kita bisa berjalan mulus ke bawah," tegasnya.


2. Cek Of Sistem / COS dan Iuran untuk Pendidikan dan Pelatihan.

Poin kedua adalah masalah cek of sistem / COS dan ketaatan dalam AD/ART tentang iuran.


"Tetapi iuran bukan menjadi dasar kita, tapi adalah bagaimana kita mengimplementasikan ke bawah supaya yang lain ikut berkontribusi, supaya pelatihan, pendidikan, dan sebagainya bisa berjalan," jelas Sa'adi.


Iuran dimaknai sebagai bentuk kontribusi bersama agar program organisasi, khususnya pendidikan dan pelatihan, bisa berjalan.


3. Keseragaman Atribut, Perjuangan Harus Searah.


Poin ketiga adalah keseragaman dalam perjuangan, termasuk soal atribut organisasi yang diatur dalam AD/ART.


"Tentu kita ada yang namanya di anggaran dasar atau rumah tangga atribut. Atribut ini kita tentu harus punya warna yang sama," ujar Sa'adi.


"Warna yang sama ini sebenarnya mencerminkan bahwa perjuangan kita harus searah, sadar, dan selalu sama. Tujuannya ke situ, daripada baju yang kita pakai, kita berjuang bersama," tambahnya.


4. Pernyataan Sikap Jelang Kongres KSPSI XI 2027.


Poin terakhir adalah menjelang Kongres KSPSI ke-11 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 sampai 22 Januari 2027. FSP PP SPSI harus memiliki pernyataan sikap.


"Kita harus ada pernyataan sikap, bahwa kita punya sikap. Wah, ini pimpinan yang terbaik untuk ke depannya. Ini loh pewaris kita bahwa mereka berjuang sungguh-sungguh berkhidmat kepada pekerja," kata Sa'adi.


"Untuk satu nama yang akan kita jatuhkan, kita satu pilih, lalu juga pada dua nama yang kita pilih maksudnya untuk wakil daripada itu. Tujuannya ke situ," jelasnya.


Sekum sebut "Empat Poin Jadi Dasar Melangkah

Sekretaris Umum FSP PP SPSI, Suparlianto, menegaskan empat poin tersebut harus diputuskan bersama dalam rapat.


"Kalau untuk rapat ini, tadi sudah dijelaskan oleh ketua umum, semuanya sudah jelas bahwasanya hanya ada empat poin yang akan kita bahas di dalam rapat ini, yang harus kita putuskan secara bersama-sama di dalam rapat ini untuk kita menjadi dasar untuk melangkah selanjutnya dalam menjalankan organisasi," ujar Suparlianto.


"Termasuk pernyataan sikap terhadap kongres nanti yang akan dilaksanakan di bulan Januari 2027 nanti," tutupnya.


Dengan Rapimnas pertama ini, FSP PP SPSI menegaskan komitmennya untuk berjalan sesuai AD/ART, memperkuat kontribusi anggota, menyatukan perjuangan, dan menyiapkan sikap tegas menyongsong Kongres KSPSI ke-11.

Komentar

Tampilkan

Terkini