-->

TERKINI

Edi Suryanto " FSPP Teguhkan Perjuangan Lewat Buku dan Kongres Nasional

lampumerahnews
Jumat, 06 November 2026, 19.41 WIB Last Updated 2026-11-06T12:41:28Z

 

Lampumerahnews.id

Jawa Timur - Federasi Serikat Pekerja Perkeretaapian (FSPP) menegaskan dua agenda besar dalam waktu berdekatan: merawat sejarah perjuangan dan memperjuangkan kesejahteraan pekerja masa kini.


Agenda pertama digelar dalam Kongres Nasional FSPP ke-II Tahun 2026 di Banyuwangi, 6-7 Oktober 2026 lalu , melalui peluncuran buku “Perjuangan SPKA” Agenda kedua dilanjutkan di Madiun, di saat momentum hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober lalu . 


Peluncuran Buku Perjuangan SPKA di Kongres FSPP ke-II

Di balik perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia, ada jejak perjuangan para pekerja, dinamika kebijakan, suara-suara yang diperjuangkan, serta komitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik. Perjuangan itu bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi bagi gerakan serikat pekerja untuk terus berdiri teguh, bersikap strategis, dan memperjuangkan kesejahteraan anggotanya.


Kini, jejak perjuangan tersebut diabadikan melalui peluncuran buku “Perjuangan SPKA” sebuah momentum penting bagi Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) dan FSPP untuk merawat ingatan kolektif, meneguhkan identitas perjuangan, sekaligus mewariskan nilai-nilai organisasi kepada generasi penerus.


Peluncuran buku ini bukan sekadar seremoni penerbitan karya, melainkan penegasan bahwa sejarah harus menjadi pijakan dalam merumuskan arah gerakan, memperkuat advokasi, dan mengawal kebijakan perkeretaapian nasional agar tetap memperhatikan kepentingan, martabat, serta kesejahteraan pekerja.


"Sebuah perjuangan tak boleh hilang ditelan zaman. Sejarah harus dicatat, nilai perjuangan harus diwariskan, dan masa depan harus diperjuangkan," menjadi pesan utama dalam peluncuran tersebut.


SPKA dan FSPP Merawat Sejarah, Meneguhkan Perjuangan

Presiden FSPP H. Edi Suryanto menegaskan, organisasi yang kuat bukan hanya organisasi yang mampu berjuang hari ini, tetapi juga organisasi yang mampu mencatat sejarahnya, mengambil pelajaran dari perjalanannya, dan menyiapkan generasi berikutnya untuk melanjutkan perjuangan.


"SPKA dan FSPP" Merawat Sejarah, Meneguhkan Perjuangan, Mengawal Masa Depan Perkeretaapian Indonesia," ujar Edi Suryanto usai menghadiri prescon pers yang di gelar KBPBI di Sekretariat Bersama, Jakarta Timur. ( 6/11) . 


Ketua Federasi Serikat BUMN Andi S. Patonangi menambahkan, buku ini menjadi warisan penting bagi generasi penerus pekerja perkeretaapian.


"Generasi berikutnya harus tahu, perjuangan ini tidak datang begitu saja. Ada proses panjang, ada pengorbanan, dan ada konsistensi untuk membela pekerja," kata Andi S. Patonangi, dalam keterangan nya melalui akun IG resmi spkadaob7madium. 


Dilanjutkan di Madiun,FGD Kesehatan, Rumah Subsidi, dan Integrasi KAI-INKA


Semangat yang sama dibawa FSPP ke Madiun dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026.


Kegiatan meliputi FGD Sosialisasi Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Pekerja, Gathering Perumahan Subsidi, FGD Integrasi KAI dan INKA, dan Pelantikan Pengurus FSPP dan Konfederasi Serikat Pekerja BUMN.


Kegiatan ini dihadiri oleh Presiden FSPP H. Edi Suryanto, Ketua Federasi Serikat BUMN Andi S. Patonangi, para ketua umum yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Perkeretaapian, General Manager Human Capital PT INKA Egik Endra, Perwakilan Kesehatan Daop 7 Madiun dan Kesehatan Kantor Pusat KAI, AM SDM dan AM Humas Daop 7 serta para pengurus Serikat Pekerja di wilayahnya. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Ketua DPD 7 Madiun, Cendra, selaku moderator.


Presiden FSPP " Sinergi Kunci Kesejahteraan Pekerja

Presiden FSPP H. Edi Suryanto menegaskan, momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya persatuan pekerja untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama.


"Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin memastikan sinergi antara serikat pekerja dan perusahaan semakin kuat. Pekerja sehat, punya rumah, dan terlindungi jaminan kesehatannya, itu yang kami perjuangkan," ujar Edi Suryanto.


Menurutnya, FSPP tidak hanya fokus pada advokasi, tetapi juga pada solusi nyata bagi anggota, mulai dari kesehatan hingga kepemilikan rumah.


Ketua Federasi " Integrasi KAI-INKA Harus Untungkan Pekerja

Ketua Federasi Serikat BUMN Andi S. Patonangi menekankan pentingnya kesiapan pekerja menghadapi perkembangan integrasi KAI dan INKA.


"Integrasi KAI dan INKA harus memberi manfaat bagi pekerja dan kemajuan industri perkeretaapian. Karena itu, pekerja harus memahami arahnya, termasuk soal jaminan kesehatan dan perlindungan kerja," kata Andi S. Patonangi.


Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pelantikan pengurus baru FSPP periode 2026-2031 agar organisasi semakin solid dalam memperjuangkan anggota.


Bahas BPJS COB hingga Perumahan Subsidi

Pada sesi FGD, peserta membahas jaminan kesehatan pekerja, termasuk BPJS COB bagi pegawai anak perusahaan, serta perkembangan integrasi KAI dan INKA.


Sementara itu, sesi Gathering Perumahan memberikan informasi mengenai program dan kemudahan fasilitas kepemilikan rumah bagi anggota FSPP.


Pengurus FSPP 2026-2031 Dilantik

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelantikan pengurus FSPP periode 2026-2031.


Dari Banyuwangi hingga Madiun, pesan FSPP konsisten: merawat sejarah, meneguhkan perjuangan, dan membangun masa depan perkeretaapian Indonesia yang lebih baik, dengan pekerja yang sejahtera, sehat, dan terlindungi.

Komentar

Tampilkan

Terkini