-->

TERKINI

Kabut Asap Pekanbaru Memburuk, PMII Desak Penanganan Terpadu

lampumerahnews
Rabu, 07 Oktober 2026, 09.22 WIB Last Updated 2026-10-07T02:22:48Z

Lampumerahnews.id

PEKANBARU — Kabut asap kembali mengganggu warga Kota Pekanbaru setelah konsentrasi PM2.5 mencapai 298,7 µg/m³ pada Selasa (6/10/2026) pukul 06.00 WIB. Kondisi tersebut masuk kategori berbahaya dan berdampak pada aktivitas pendidikan.


Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada 6–7 Oktober bagi peserta didik jenjang PAUD hingga SMP sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan siswa.


Sekretaris PC PMII Kota Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, meminta pemerintah tidak hanya menangani dampak kabut asap, tetapi juga memperkuat pencegahan dan penanganan sumber persoalan.


“Masyarakat membutuhkan udara yang sehat, bukan sekadar imbauan ketika kabut asap sudah menyelimuti kota. Pemerintah harus bekerja dari hulu sampai hilir, mulai dari memastikan sumber asap, melakukan pencegahan, sampai memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Gusti.


Menurut PMII, kondisi kabut asap juga membutuhkan koordinasi lintas wilayah dan antar lembaga. Informasi mengenai asap dari luar Riau, termasuk Sumatera Selatan dan Jambi, menunjukkan perlunya penanganan yang tidak terbatas pada satu wilayah.


Gusti mendorong pemerintah daerah bersama kepolisian, TNI, BPBD, DLHK, BMKG dan instansi terkait memperkuat deteksi dini, respons cepat, keterbukaan informasi kualitas udara serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.


“Jangan sampai masyarakat kembali menjadi pihak yang paling dirugikan dari persoalan yang berulang. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang terukur, berbasis data, dan berpihak pada keselamatan publik,” tegasnya.


(Kr)

Komentar

Tampilkan

Terkini