-->

TERKINI

Abu Vulkanik Krakatau Terdeteksi di Jakarta Utara, 50 Petugas Gabungan Bersihkan Jalan Yos Sudarso

lampumerahnews
Minggu, 06 September 2026, 23.15 WIB Last Updated 2026-09-06T16:15:28Z

Lampumerahnews.id

JAKARTA - Dampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan di wilayah Jakarta Utara. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar operasi mitigasi di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Minggu (06/09/2026).


Sebanyak 50 petugas gabungan dari berbagai instansi diterjunkan. Terdiri dari Suku Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Pertamanan dan Hutan Kota, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).


Kegiatan difokuskan di jalur utama Jalan Yos Sudarso, mulai dari Traffic Light Koja hingga Traffic Light Cempaka Putih. Proses pembersihan dilakukan dengan penyemprotan air secara masif menggunakan armada khusus, seperti mobil pemadam dengan teknologi smoke removal dan kendaraan street sweeper yang dilengkapi alat penyemprot.


Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto, menjelaskan langkah ini merupakan upaya cepat untuk mengurangi dampak abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. 


“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang. Hari ini kami lakukan penyemprotan di sepanjang Jalan Yos Sudarso sebagai langkah mitigasi agar abu tidak beterbangan dan membahayakan,” ujarnya.


Ia menambahkan, pihaknya mengerahkan empat unit street sweeper yang tidak hanya menyapu, tetapi juga menyemprot sisa debu agar benar-benar bersih. Sementara Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengerahkan empat unit mobil tangki untuk membersihkan area trotoar dan taman di sepanjang jalan.


Dari sisi teknis, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, menjelaskan penggunaan smoke removal menjadi kunci dalam penyemprotan agar air dapat tersebar lebih merata. 


“Dengan alat ini, semprotan air bisa menjangkau lebih luas dan membantu menekan sebaran abu vulkanik di area jalan,” katanya.


Sementara itu, Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, M. Fauzy, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. 


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa dengan menjaga kesehatan, seperti menggunakan masker saat berada di luar ruangan. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara berkala,” ujarnya.


Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memastikan upaya mitigasi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas udara, kenyamanan, serta keselamatan masyarakat di tengah potensi dampak abu vulkanik.



Komentar

Tampilkan

Terkini