-->

TERKINI

DLH Kota Bekasi dan KP2C Susur Sungai Cileungsi, Telusuri Sumber Pencemaran Kali Bekasi dari Hulu

lampumerahnews
Kamis, 23 Juli 2026, 22.05 WIB Last Updated 2026-07-23T15:05:45Z

Lampumerahnews.id

BEKASI — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) melakukan investigasi lapangan terhadap dugaan pencemaran di aliran Kali Bekasi, Rabu (22/07/2026).


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan perubahan warna air sungai yang tampak hitam pekat di wilayah pertemuan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, yang merupakan hulu dari Kali Bekasi.


Temukan Air Berwarna Hitam di Hulu


Tim gabungan dari KP2C dan Pasukan Katak DLH Kota Bekasi melakukan susur sungai mulai dari hulu Sungai Cileungsi hingga masuk wilayah administrasi Kabupaten Bogor. 


Hasilnya, tim menemukan indikasi pencemaran yang ditandai dengan perubahan warna air Sungai Cileungsi menjadi hitam pekat.


Selanjutnya tim melakukan penelusuran di sejumlah titik sepanjang aliran sungai, termasuk memeriksa saluran pembuangan yang diduga menjadi sumber masuknya limbah ke badan air.


Sebagai bagian dari investigasi, UPTD Laboratorium DLH Kota Bekasi turut mengambil sampel air Sungai Cileungsi. Sampel tersebut akan dianalisis untuk mengetahui kualitas air dan karakteristik parameter sumber pencemar.


Indikasi Kuat Pencemaran Berasal dari Hulu


Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan hasil investigasi awal menunjukkan indikasi kuat pencemaran berasal dari wilayah hulu.


“Berdasarkan hasil penelusuran lapangan, indikasi awal menunjukkan bahwa sumber pencemaran berasal dari wilayah hulu. Namun demikian, kami tetap melakukan verifikasi melalui pengambilan sampel dan analisis laboratorium untuk memastikan sumber pencemar secara ilmiah,” ujar Kiswatiningsih.


Ia menambahkan, DLH Kota Bekasi juga terus melakukan monitoring terhadap perusahaan di kawasan perbatasan dan sepanjang sempadan Kali Bekasi untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan lingkungan hidup.


DLH menegaskan investigasi akan terus dilanjutkan. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar langkah tindak lanjut, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah terkait jika sumber pencemaran berada di luar wilayah Kota Bekasi.


Melalui kolaborasi dengan KP2C, DLH Kota Bekasi berkomitmen memperkuat pengawasan kualitas air sungai dan merespons cepat laporan masyarakat. Langkah ini bagian dari upaya menjaga kelestarian Kali Bekasi sebagai sumber daya air penting bagi masyarakat dan ekosistem di wilayah Bekasi.

Komentar

Tampilkan

Terkini