-->

TERKINI

TMMD Aceh Tamiang 2026 Dibuka, Fokus Pemulihan Pascabencana

lampumerahnews
Rabu, 22 April 2026, 18.51 WIB Last Updated 2026-04-22T11:51:35Z

 

Lampumerahnews.id 



Aceh Tamiang — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi dibuka di Kampung Sulum, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (22/4/2026), dengan fokus mempercepat pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi akhir 2025. Pembukaan dipimpin langsung Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH sebagai inspektur upacara di halaman SMP Negeri 7 Karang Baru.


Kegiatan lintas sektor yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Program TMMD tahun ini diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat desa agar lebih tangguh menghadapi potensi bencana.


Dalam amanatnya, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0117/Aceh Tamiang, atas dedikasi dalam membangun desa. Ia menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan pembangunan kawasan perdesaan.


“TMMD menjadi wujud sinergitas antara TNI, Pemerintah Kabupaten, kampung dan masyarakat yang diharapkan mampu mengakselerasi kemajuan pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan dan memajukan masyarakat,” kata Armia.


“serta mampu mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, mempererat kerukunan di tengah masyarakat yang berdampak secara nyata dalam pengembangan kawasan perdesaan,” lanjutnya.


Ia menegaskan, pelaksanaan TMMD tahun ini memiliki makna strategis sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana. Program ini diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur terdampak, memulihkan akses ekonomi warga, serta memperkuat mitigasi bencana di wilayah perdesaan.


Secara fisik, sasaran pembangunan meliputi pembukaan dan pengerasan jalan desa, pembangunan sandaran, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Infrastruktur jalan dinilai krusial untuk memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus membuka keterisolasian wilayah.


Sementara itu, sasaran nonfisik mencakup berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, kesehatan, pertanian, lingkungan hidup, hingga hukum dan qanun sebagai bagian dari percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.


Bupati juga mengingatkan Camat Sekerak dan Datok Penghulu Kampung Sulum agar mendorong partisipasi masyarakat serta memastikan pekerjaan selesai tepat waktu dan memberi manfaat berkelanjutan.


Di sisi lain, Dansatgas TMMD Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya merinci kegiatan fisik yang akan dilaksanakan, mulai dari pembangunan jalan hingga sarana pendukung lainnya.


“Untuk sasaran non fisik, kami melaksanakan berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, kesehatan, pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan serta penyuluhan hukum dan qanun,” ujar Raden Subhi.


Ia menambahkan, kegiatan fisik meliputi pengerasan dan pelebaran jalan sepanjang 5.950 meter dengan lebar 7 meter, pembangunan dua unit jembatan Aramco, serta tujuh gorong-gorong. Selain itu, program unggulan TNI AD mencakup pembangunan lima titik sumur bor, lima unit MCK, rehabilitasi lima unit RTLH, pengembangan ketahanan pangan seluas 5 hektare, serta penanaman 200 pohon.


Pembukaan TMMD ditandai dengan pernyataan resmi Bupati Aceh Tamiang sekaligus penandatanganan naskah serah terima pekerjaan kepada Dandim 0117/Aceh Tamiang. 


(Kamalruzamal)

Komentar

Tampilkan

Terkini