Lampumerahnews.id
LHOKSEUMAWE – Ikatan Mahasiswa Aceh Tamiang (IMATA) Lhokseumawe–Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung pada 1–3 Agustus 2026, Sabra Al Muqtadha resmi terpilih sebagai Ketua Umum IMATA periode 2026–2027.
Mubes yang mengusung tema "Menyiapkan Pemilihan dan Pemimpin yang Cerdas" tersebut menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja IMATA ke depan.
Selama tiga hari pelaksanaan di Gedung Pemuda Islam Indonesia (PII) Lhokseumawe dan Aqshar Caffe, peserta membahas agenda persidangan, tata tertib, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga pemilihan ketua umum baru. Seluruh proses berlangsung secara demokratis melalui mekanisme musyawarah.
Sabra Al Muqtadha terpilih menggantikan Dilla Safana Ulya yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum IMATA. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan peran mahasiswa Aceh Tamiang dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan daerah.
Sebagai mahasiswa asal Aceh Tamiang, Sabra menyatakan komitmennya untuk mempererat solidaritas mahasiswa perantauan serta menjadikan IMATA sebagai organisasi yang lebih aktif, inklusif, dan bermanfaat, baik bagi anggotanya maupun bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Melalui kepemimpinan baru tersebut, IMATA diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi yang mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa. Organisasi ini juga diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi, pengembangan kepemimpinan, serta wadah lahirnya gagasan-gagasan yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Aceh Tamiang.


