Lampumerahnews.id
KEPULAUAN SERIBU— Sebanyak 26 regu tingkat Sekolah Dasar (SD) mengikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang (LRP) 2026 tingkat Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Kegiatan berlangsung di Pulau Pramuka pada 27-28 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Berani Berkompetisi, Kompak Berprestasi.”
Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Muhammad Tohari, mengatakan LRP tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan, dan kemampuan kerja sama peserta didik.
“Pramuka itu bukan hanya teori-teori saja, tetapi ada makna di balik itu. Di sinilah adab, keterampilan dan karakter dibuktikan serta dibentuk,” ujar Tohari saat membuka LRP 2026 di Pulau Pramuka, Kamis (27/8/2026).
Menang Kalah Biasa, Proses Paling Penting
Menurut Tohari, menang atau kalah dalam perlombaan adalah hal biasa. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang berani tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Menang kalah itu biasa. Tetapi kalian bisa sampai di sini adalah semuanya pemenang. Forum ini menjadi tempat menguji kemampuan, mempererat persaudaraan dan belajar bekerja sama dalam sebuah tim atau regu,” katanya.
Ia menambahkan, penilaian peserta tidak hanya dari kecepatan menyelesaikan tugas, tetapi juga dari kekompakan, kejujuran, serta kepedulian terhadap anggota regu dan lingkungan.
“Menjadi regu berprestasi tidak hanya dinilai dari seberapa cepat menyelesaikan tugas, tetapi juga seberapa kompak, jujur dan pedulinya kalian terhadap sesama dan lingkungan,” jelasnya.
Wadah Praktik Nilai Kepramukaan
Rustini dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Seribu menyebut LRP 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman peserta didik.
“LRP ini wadah bagi adik-adik untuk mengembangkan keterampilan, keberanian, kedisiplinan dan kekompakan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan nilai-nilai kepramukaan,” ujar Rustini.
Ia berharap peserta menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan.
“Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana setiap regu menunjukkan kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas. Pengalaman ini jadi bekal menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.
LRP 2026 diikuti 26 regu SD selama dua hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui Gerakan Pramuka.


