-->

TERKINI

Rotasi 2 Pejabat Eselon II, Wali Kota Bekasi Beri Target 3 Bulan untuk Percepat Pemberangkatan Tenaga Kerja ke Luar Negeri

lampumerahnews
Rabu, 13 Mei 2026, 18.10 WIB Last Updated 2026-05-13T11:11:04Z

Lampumerahnews.id



KOTA BEKASI -Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merotasi dua pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Dzikron resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, sementara Nadih Arifin dipercaya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi.


Dalam arahannya, Tri menegaskan jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak boleh menjadi zona nyaman.


“Percepatan menyelesaikan tantangan harus dilakukan. Jangan jadikan amanah ini sebagai zona nyaman. Kita akan terus lakukan evaluasi untuk memberikan challenge yang lebih,” ujar Tri di Kota Bekasi, Rabu (13/5/2026).


*Target Khusus untuk Disnaker*  


Khusus kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja yang baru, Tri memberi target percepatan program pemberangkatan tenaga kerja lokal ke luar negeri. Dalam tiga bulan, Disnaker diminta menunjukkan langkah konkret merealisasikan target tersebut.


“Upaya membuka peluang kerja bagi masyarakat tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga melalui penempatan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan kesiapan bersaing di luar negeri,” kata Tri.


Ia menyoroti kegagalan target pemberangkatan tahun lalu karena arah program masih ragu-ragu. “Tahun ini harus diselesaikan sesuai RPJMD,” tegasnya.


Tri menyebut angka pengangguran di Kota Bekasi mulai turun, namun pemerintah tetap harus bergerak cepat menciptakan peluang kerja lebih luas. Peningkatan kualitas tenaga kerja juga penting agar mampu bersaing di industri maupun pasar kerja internasional.


Lulusan SMA dan SMK dinilai masih banyak yang belum siap bersaing. Karena itu Pemkot Bekasi membuka ruang pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK).


“Kita lakukan pembinaan melalui BLK agar tenaga kerja kita siap pakai dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.


Tri menambahkan, tingginya kebutuhan informasi lowongan kerja terlihat dari banyaknya pertanyaan warga melalui media sosial pribadi maupun kanal resmi pemerintah daerah.


*Dorongan untuk Disparbud*  


Kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang baru, Tri meminta agar ruang, waktu, dan fasilitas bagi pelaku seni dan budaya tidak hanya menyasar kelompok tertentu.


“Passion pariwisata dan budaya harus mampu berkolaborasi. Ruang dan tempat yang diberikan kepada penggiat kebudayaan jangan hanya untuk orang itu-itu saja. Harus lebih progresif lagi,” katanya.


Tri berharap sektor pariwisata bergerak beriringan dengan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor.


“Gerakan pariwisata harus terhubung dengan UMKM kita. Bukan berjalan sendiri-sendiri. Persoalan yang kita hadapi kompleks, maka penyelesaiannya dilakukan tahap demi tahap dengan kolaborasi,” tutupnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini