Lampumerahnews.id
Jakarta, Proyek pembangunan Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah sempat berada pada tahap awal penyelesaian peron pada Januari 2026, kini berbagai elemen utama stasiun telah berdiri dan memasuki tahap penyempurnaan akhir.
Stasiun yang digadang-gadang menjadi salah satu simpul transportasi penting di Jakarta Utara ini ditargetkan rampung pada Mei 2026 dan mulai beroperasi pada Juni 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa peron stasiun yang terletak di sisi barat JIS kini telah berdiri kokoh.
Peron sepanjang sekitar 200 meter ini dibangun menggunakan baja struktural berwarna hitam, memberikan kesan modern sekaligus kuat.
Bagian atas peron telah dilengkapi dengan kanopi berbahan galvalum spandek berwarna silver. Kanopi tersebut disangga oleh rangka besi berwarna hijau yang menambah estetika sekaligus memberikan perlindungan bagi calon penumpang dari panas dan hujan.
Keberadaan peron ini menjadi indikator penting bahwa pembangunan telah memasuki fase lanjutan menuju penyelesaian.
Di sisi lain, pembangunan area depan atau pintu masuk stasiun masih berlangsung. Area ini dirancang menghadap ke Jalan RE Martadinata yang mengarah ke kawasan Pademangan, Jakarta Utara.
Struktur atap area masuk yang menggunakan rangka besi berwarna silver masih dalam tahap pengerjaan. Sejumlah pekerja proyek tampak aktif melakukan pengelasan untuk menyatukan rangka-rangka tersebut agar menjadi struktur yang kokoh.
Sementara itu, pekerjaan lantai juga tengah berjalan dengan pemasangan semen dan paving block untuk memastikan akses yang nyaman dan aman bagi pengguna.
Salah satu fitur unggulan dari stasiun ini adalah konektivitasnya dengan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) JIS–Ancol.
JPO sepanjang 466 meter ini akan menjadi akses utama pejalan kaki dari dan menuju kawasan stadion..
Untuk mengintegrasikan stasiun dengan JPO tersebut, tengah dibangun jalur penghubung sepanjang kurang lebih 100 meter dengan lebar sekitar dua meter.
Jalur ini kini telah terbentuk dan dilengkapi dengan kanopi berbahan galvalum berwarna silver, serasi dengan desain peron.
Konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat, khususnya saat berlangsungnya acara besar di JIS.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan Stasiun JIS ditargetkan selesai pada Mei 2026.
Ia optimistis stasiun tersebut dapat mulai beroperasi pada Juni 2026, sekaligus menjadi hadiah spesial bagi warga Jakarta dalam perayaan ulang tahun kota.
“Pada bulan Mei ini, bulan depan mudah-mudahan stasiun KRL untuk JIS juga sudah selesai. Sehingga dengan demikian, bulan Juni menjadi kado ulang tahun untuk Jakarta,” ujar Pramono di Jakarta (10/4/2026).
Kehadiran Stasiun KRL JIS diharapkan dapat memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta, khususnya di wilayah utara yang selama ini masih membutuhkan peningkatan akses.
Selain melayani penonton acara di JIS, stasiun ini juga akan mempermudah mobilitas harian warga sekitar Tanjung Priok, Ancol, dan Pademangan.
Dengan desain modern, fasilitas terintegrasi, serta konektivitas yang baik, Stasiun JIS berpotensi menjadi salah satu ikon baru transportasi publik di ibu kota.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, maka pada pertengahan 2026, masyarakat Jakarta sudah dapat menikmati layanan KRL langsung menuju kawasan stadion bertaraf internasional tersebut sebuah langkah maju dalam mewujudkan transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan di ibu kota.


